Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S Lukman menyatakan bahwa pengadaan sapi untuk program susu gratis presiden terpilih Prabowo Subianto masih kurang.
"Karena Indonesia itu termasuk negara tropis yang tidak punya lapangan yang luas. Kalau di Australia, di Eropa itu produktivitasnya per hari itu bisa 40-50 liter, di sini rata-rata peternak itu sekitar 12-15 liter. Perusahaan-perusahaan yang sudah cukup besar kaya Greenfields dan sebagainya bisa sekitar 20-25 liter, gak ada yang 30 liter, masih mendingan lah," ujarnya saat ditemui di Jakarta pada Senin (22/7).
Sementara itu, ia menyebut peternak sapi di Indonesia yang sebagian besar didominasi peternak rakyat, dengan cuaca yang tidak mendukung, serta belum adanya inovasi pakan membuat produktivitas susu di dalam negeri masih rendah.
Baca juga : Ganjar Kritik Rencana Prabowo untuk Impor 1,5 Juta Ekor Sapi
"Saya pernah berkunjung ke Tiongkok misalnya ya, itu dia 4 musim tapi pakannya itu berinovasi, dia setiap musim pakannya berbeda-beda sehingga produktivitasnya tetap bisa dipertahankan tinggi terus. Ini tantangan di indonesia, kita harus punya lahan luas, harus punya inovasi di pakan, harus punya bibit unggul sapi perahnya dan lain sebagainya," tegas Adhi.
Berkaca dari hal tersebut, Adhi menyatakan bahwa nantinya program susu gratis presiden terpilih Prabowo Subianto maka akan didominasi oleh susu impor.
"Sementara menurut saya mau tidak mau. Sambil benahin di hulunya," tandasnya.
Baca juga : UKP dan MAFF Jepang Bahas Ketahanan Pangan
Namun di sisi lain, Adhi juga mengungkapkan bahwa beberapa lahan di Indonesia memiliki lahan yang cukup ideal untuk meningkatkan produktivitas susu dalam negeri.
"Ada satu yang bagus di daerah padang sana di Sumatera Barat, Payakumbuh, itu cukup bagus. Karena memang cuacanya mendukung disana, mungkin dingin, punya lahan yang cukup, tapi terbatas gak bisa luas. Disini kan di Pangalengan lumayan, di Pujon di Jawa Timur itu bagus, tapi tidak semua daerah bisa," ungkap dia.
Sementara itu, beberapa produsen anggota GAPMMI, samnung dia, diminta untuk mendukung program pengadaan sapi untuk menyokong program susu gratis presiden terpilih, Prabowo Subianto.
"Ya beberapa produsen anggota GAPMMI diminta untuk mendukung program pengadaan sapi, tapi memang banyak hal yang harus dipersiapkan, tidak bisa serta merta seperti itu. Pengadaan sapi bekerja sama dengan peternak, itu kan banyak yang harus dibahas, kata Adhi. (Z-6)
PRESIDEN Prabowo Subianto memperingatkan jajarannya tidak menyampaikan laporan palsu atau tak sesuai kondisi yang sebenarnya. Ia tegaskan agar tak ada manipulasi laporan.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran pengelola Danantara Indonesia agar tidak cepat puas dengan capaian kinerja pada tahun pertama operasional lembaga tersebut.
Sultan Baktiar Najamudin menilai pilihan untuk tetap netral merupakan manifestasi nyata dari prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.
Presiden Prabowo Subianto mengajak masyarakat menjaga persatuan di tengah situasi global yang dinilai semakin tidak menentu.
PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo,dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ratas di istana
Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rangkaian rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/3).
Kementan mempercepat pengembangan investasi peternakan sapi skala besar di Kalimantan Tengah dengan target populasi mencapai 200 ribu ekor dalam satu kawasan terintegrasi.
Sudaryono menegaskan harga sapi di kandang peternak saat ini terpantau masih berada di bawah batas acuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Kontes Ternak dan Bursa Sapi Potong di Rumah Potong Hewan (RPH) Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sapi yang dirawat dengan baik akan tumbuh menjadi besar hingga beratnya bisa mencapai 500 kilogram. Ukuran itu dapat memproduksi banyak daging.
Emilia Achmadi, seorang ahli Gizi Olahraga yang merupakan lulusan Universitas Oklahoma, mengungkapkan bahwa kualitas daging sapi lokal dan impor dapat berbeda.
pengorbanan juga bisa dilakukan di lingkup yang paling kecil mulai dari level keluarga bahkan hingga rela berkorban demi bangsa dan negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved