Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKUMPULAN remaja yang tergabung dalam komunitas Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) berhasil mengembangkan produk parfum UMKM berbahan dasar nilam. Produk tersebut dipamerkan dalam acara Bhayangkara Fest 2024 yang berlangsung di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh.
Parfum bahan bakar nilam yang diproduksi oleh UMKM Parfum Metuah mendapatkan respon positif dari pengunjung karena aroma khasnya. Pemilik Parfum Metuah Nurun Nazary menyambut baik langkah AMANAH yang telah memfasilitasi kegiatan pameran bagi para UMKM.
"Kami sangat bersyukur bisa menghadirkan parfum hasil dari pelatihan dan bimbingan AMANAH mengenai Nilam. Di Bhayangkara Fest ini, kami berhasil menarik perhatian pengunjung dengan sampel parfum yang kami bagikan," ungkap Nurun, Rabu (10/6).
Tidak hanya itu, respons positif juga datang dari pengunjung seperti Fidea Aulia. Ia menyatakan apresiasi terhadap keharuman parfum karya anak muda Aceh.
Baca juga : Tanaman Nilam Miliki Potensi Bisnis Kecantikan yang Baik
"Setiap parfum memiliki karakteristik dan keunikan sendiri. Saya sangat terkesan dengan aroma yang diciptakan, khususnya yang mengusung nuansa Aceh," ujarnya.
Pengunjung lainnya, seperti Angga Pratama yang berprofesi sebagai penari, menilai bahwa parfum binaan AMANAH memiliki daya tarik tersendiri.
"Parfum ini benar-benar mencerminkan keindahan dan keharuman khas Aceh. Sebagai seorang penari, saya merasa cocok dan terinspirasi dengan aroma yang ditawarkan," tandasnya.
AMANAH tidak hanya mengangkat potensi ekonomi UMKM Aceh, khususnya yang bergerak dalam produk nilam, tetapi juga membuka peluang bagi generasi muda Aceh untuk berkembang sebagai entrepreneur. Ke depannya, diharapkan produk-produk unggulan dari Aceh semakin dikenal secara nasional dan internasional, berkat dukungan dari inisiatif seperti Bhayangkara Fest 2024 yang dihelat AMANAH. (Z-8)
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Keterisolasian ini memaksa harga durian di tingkat petani terjun bebas. Durian ukuran sedang yang biasanya dihargai Rp8.000 per buah, kini hanya bernilai Rp2.500 per buah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
Menariknya di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh sekarang lahir ide baru dan patut diacungkan jempol. Ini bisa jadi inovasi untuk menyikapi dunia pendidikan.
EUROGRAGANCE, perusahaan multinasional asal Spanyol yang memproduksi bahan wewangian (fragrance), meresmikan Pusat Kreatif pertama di Indonesia.
INDUSTRI parfum lokal Indonesia menunjukkan geliat positif dengan kehadiran Noes. Retail concept store pertama di Tanah Air ini bertujuan memperkuat posisi UMKM di pasar.
Inisiatif Kota Parfum merupakan representasi dari semangat Banda Aceh untuk mengelola warisan menjadi kekuatan ekonomi berkelanjutan.
Bagi pasangan selebriti Chicco Jerikho dan Putri Marino, parfum bukan sekadar wewangian yang menyenangkan indera penciuman. Keduanya memandang aroma sebagai bahasa lai.
KESADARAN anak muda Indonesia terhadap ruang kreatif semakin berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
PARFUM tidak lagi dipandang sebatas pelengkap penampilan, tetapi juga sebagai medium ekspresi diri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved