Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR RI) Said Abdullah mengatakan bahwa pemerintahan baru yakni Prabowo-Gibran masih komit untuk menjaga defisit keuangan tidak lebih dari 3%. Hal itu sekaligus membantah isu adanya rencana Prabowo-Gibran untuk merevisi UU Keuangan Negara agar defisit bisa di atas 3% dan rasio utang terhadap PDB dilepas di atas 60%.
"Setahu saya dari tim Pak Prabowo, sebagai presiden terpilih, khusus untuk UU Keuangan Negara, defisit komit tetap 3%, belum ada perubahan apapun, dan itu interaksi saya dengan Pak Prabowo. Dan itu saya hormati karena apa, karena memang 3% adalah sesuatu yang memang ke depan untuk menjaga kesehatan dan keberlanjutan fiskal kita," ujar Said seusai sidang Banggar DPR RI, Selasa (9/7).
Dia mengapresiasi komitmen pemerintahan yang akan datang keberlangsungan kesehatan fiskal. Oleh karena itu, UU Keuangan Negara tentu belum ada rencana untuk segera direvisi.
Baca juga : Melebar Tahun Ini, Defisit Anggaran Tahun Depan tak Terpengaruh
"Secara eksplisit akan menjaga kesehatan fiskal dan keberlanjutan, itu artinya UU Keuangan Negara akan dijaga betul," imbuhnya.
Dia menambahkan bahwa tantangan fiskal ke depan tentu makin sulit. Sehingga dia meminta pemerintahan baru agar tidak serta-merta melakukan revisi UU Keuangan Negara.
"Insya Allah, kalau melihat tantangan ke depan fiskal kita akan semakin berat, space semakin menyempit, maka presiden terpilih Pak Prabowo saya pikir tidak akan mengutak atik UU Keuangan Negara," tandasnya. (Van/Z-7)
Hal itu diungkap Guru Besar Sosiologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Iim Halimatussadiyah. Dia menegaskan bahwa jarak adalah syarat moral dan politik bagi masyarakat sipil.
Prabowo tiba di lokasi pada pukul 10.51 WIB. Prabowo tampak menggunakan baju safari berwarna coklat muda.
Anggota Badan Pengkajian MPR-RI itu melanjutkan, Indonesia adalah negara besar yang terdiri atas beragam suku bangsa.
Setahun Pemerintahan Presiden Prabowo, masyarakat telah menikmati infrastruktur jalan yang mulus dan bagus dari kota hingga ke kampung dan desa-desa.
WWF Indonesia memuji Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang dinilai membawa semangat baru dalam tata kelola kehutanan Indonesia.
SATU tahun pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai berjalan mulus bukan karena kinerja pemerintah yang efisien, melainkan karena lemahnya peran DPR
Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran tidak ingin dan tidak akan menaikkan utang negara tanpa menaikkan pendapatan.
Adanya batasan untuk mencegah pemerintah melakukan belanja secara ugal-ugalan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved