Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Bank Saqu, layanan perbankan digital dari PT Bank Jasa Jakarta, menggelar Solopreneur Academy sebagai upaya menghadirkan layanan keuangan bagi solopreneur atau pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Itu diharapkan bisa membantu para pelaku usaha meraih kesuksesan finansial, serta meningkatkan produktivitas dan kompetensi mereka.
Chief Digital Business Officer PT Bank Jasa Jakarta Angela Lew Dermawan mengungkapkan Solopreneur Academy menjadi wadah bagi para pelaku usaha untuk saling terhubung, bertukar pengetahuan, dan mendapatkan inspirasi dari para ahli di bidangnya.
"Melalui program-program komprehensif, mereka akan mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan membuka jaringan yang diperlukan untuk meningkatkan produktivitas dan mencapai kesuksesan. Solopreneur Academy bertujuan untuk membantu para solopreneur Indonesia mencapai potensi maksimal dan menjadi versi terbaik diri mereka sendiri," ujar Angela melalui keterangan tertulis, Sabtu (29/6).
Baca juga : Astra Financial dan WeLab Luncurkan Layanan Perbankan Digital Bank Saqu
Solopreneur berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Untuk itu, Bank Saqu terus berkomitmen untuk menjadi teman seperjuangan dan mitra strategis. Bank Saqu meyakini dengan adanya komunitas yang mendukung, pengembangan jaringan para pelaku usaha semakin baik sehingga pangsa pasar semakin luas.
“Kami berupaya memfasilitasi peserta dengan memperkuat jaringan di antara para pelaku usaha. Dengan inovasi layanan perbankan digital yang kami hadirkan, solopreneur dapat mengatur keuangan mereka dengan lebih mudah dan menyenangkan," tambah Angela.
Selain itu, Bank Saqu Solopreneur Academy juga merupakan upaya Bank Saqu dalam meningkatkan literasi keuangan agar memiliki pemahaman yang baik tentang keuangan bisnis, mulai dari pengelolaan arus kas, perencanaan keuangan hingga strategi investasi.
Solopreneur Academy Networking Event diisi dengan diskusi interaktif bersama Feriani Chung, Chief Marketing Officer ZAP Clinic dan Ferinda Lestari, Head of Brand & Community Marketing Female Daily Network yang memberikan wawasan tentang peran penting komunitas dalam kesuksesan bisnis. Setiap pembicara berbagi pengalaman, strategi dan tips praktis tentang bagaimana mereka membangun dan memanfaatkan komunitas untuk mengembangkan bisnis mereka, termasuk motivasi bagi para peserta yang baru ingin memulai atau baru akan mengembangkan bisnisnya sendiri. (Ant/Z-11)
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Indonesia resmi jadi negara dengan kedai kopi terbanyak di dunia. Hampir 462 ribu coffee shop tumbuh dari budaya nongkrong, UMKM, dan ekosistem digital.
Suryo menjelaskan, motivasi utamanya membangun pabrik di Lampung Timur adalah untuk menekan angka pengangguran yang tinggi di daerah asalnya.
Kasi Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Tanah Datar, Jack Maradona, menyampaikan pada kegiatan tersebut tercatat sebanyak 196 pelaku UMKM berjualan.
Sebagai agency terkemuka, HDA GO memposisikan diri sebagai solusi end-to-end bagi pemilik restoran, coffee shop, tempat makan, hingga penginapan.
Berawal dari usaha rumahan, Finetrus sukses menjadi UMKM perlengkapan tidur favorit di Shopee. Fokus pada kualitas bedding, Finetrus tumbuh pesat lewat inovasi dan digitalisasi.
bank bjb bekerja sama dengan GoTo Financial melalui Midtrans Digital Identity untuk memperkuat layanan perbankan digital.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, masyarakat dan pelaku usaha diprediksi akan menghadapi berbagai tantangan.
Pengelolaan keuangan jadi hal penting dalam sebuah bisnis. Financial Dashboard di QLola by BRI bisa jadi solusinya.
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menghadirkan solusi mudah dan aman bagi masyarakat menyalurkan THR melalui super app BRImo.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Blue Bird Tbk terus memperkuat kerja sama strategis yang telah terjalin sejak 2011.
Pengamat perbankan dan praktisi sistem pembayaran Arianto Muditomo menilai wondr by BNI termasuk aplikasi perbankan digital yang pengembangannya sudah mapan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved