Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Bank Tanah bersama PT Bank JTrust Indonesia Tbk dan PT JTrust Consulting melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), pada Rabu (26/6). MoU tersebut merupakan bentuk kerja sama untuk menarik investor Jepang menanamkan modal di pembangunan ecocity di Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Kerja sama ini merupakan milestone yang pertama kita dengan JTrust Group termasuk JTrust Bank dan JTrust Consulting. Tujuannya untuk menarik investor dari Jepang berinvestasi di lahan kita di Penajam Paser Utara untuk pengembangan ecocity yang luasnya hampir 1.000 haktare," ujar Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataatmadja di Jakarta, Rabu (26/6).
Direktur Bisnis JTrust Bank, Widjaja Hendra, mengungkapkan kolaborasi itu penting untuk meyakinkan para investor asal Negeri Sakura terkait kepastian hukum di lahan yang dimiliki Badan Bank Tanah. Investor juga akan dibuat yakin terkait pembiayaan karena ada JTrust Bankyang terlibat di dalamnya.
Baca juga : Indonesia-Jepang Teken 5 MoU dan 24 LoI Proyek IKN di Kalimantan
"Kita ingin memastikan bahwa investor yang masuk akan mendapatkan kepastian hukum. Masalah perbankan juga akan kita dukung dengan baik," ucapnya.
Direktur Utama JTrust Consulting Indonesia, Takeshi Ikeda, menyampaikan bahwa banyak investor dari Jepang yang tertarik dengan program IKN. Namun, selama ini mereka masih khawatir terkait kepastian hukumnya.
"Banyak sekali investor Jepang yang tertarik dengan rencana pembangunan IKN. JTrust Consulting akan memberikan informasi terkait ini. Kita juga mensupport dan kami JTrust Group ingin ikut membangun dalam menyukseskan proyek IKN ini," kata dia.
Sementara itu, Tenaga Ahli Badan Bank Tanah, Bambang Brodjonegoro, menjelaskan bahwa proyek pembantu IKN membutuhkan anggaran yang besar. Akan tetapi, tidak seperti negara-negara lain yang sudah melakukan pemindahan ibu kota seperti Brasil dan Australia yang mengandalkan anggaran negara, pembangunan IKN merupakan kolaborasi dengan sektor swasta.
"Kalau Australia dan Brasil itu menggunakan uang pemerintah. Waktu itu belum mengenal pembiayaan swasta. Untuk itu pembangunan IKN ini kita menggandeng swasta untuk ikut terlibat. Dan Badan Bank Tanah yang memiliki lahan di sana ikut mendukung pembangunan yang sejalan dengan IKN yakni ecocity," jelasnya. (Z-11)
Pemprov Bengkulu meneken MoU pemanfaatan potensi pertanahan untuk pengembangan daerah. Identifikasi awal lahan eks-hak diperkirakan 20 ribu hektare.
ADA dilema kelembagaan bank tanah dalam mewujudkan keadilan sosial agraria di tengah gencarnya arus investasi.
Transformasi tanah bekas kebun di Sulawesi Tengah oleh Badan Bank Tanah jadi aset strategis: reforma agraria, investasi pangan, dan pertahanan IKN.
Hilirisasi industri kakao di Indonesia terus dipacu melalui strategi klasterisasi UMKM yang difokuskan pada penciptaan ekosistem agribisnis inklusif dari hulu ke hilir,
Pemanfaatan aset sitaan dari kasus korupsi dan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) masih terus dikaji oleh Badan Bank Tanah (BBT)
Investor asing dan lokal makin aktif digandeng Badan Bank Tanah untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset lahan yang dikelolanya.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menilai permintaan Presiden Prabowo Subianto mengenai koreksi desain dan fungsi Ibu Kota Nusantara (IKN) mempercepat pembangunan di IKN
KEPALA Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur, akan berlanjut hingga 2028. Hal setelah Presiden Prabowo Subianto berkunjung
KEPALA Otorita IKN Basuki Hadimuljono optimistis setelah Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur.
Penguatan infrastruktur bagi lembaga negara menjadi prioritas utama Presiden saat ini.
IKN dipandang sebagai warisan pemerintahan Joko Widodo yang tidak ingin ditinggalkan begitu saja.
Prasetyo menegaskan bahwa fokus utama Presiden adalah perbaikan dan percepatan pembangunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved