Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Seiring dengan meningkatnya urbanisasi dan pertumbuhan penduduk, kota-kota besar di Indonesia menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang signifikan. Di tengah krisis lingkungan seperti sekarang, konsep bangunan hijau atau green building muncul sebagai salah satu alternatif yang dapat membantu mengatasi masalah tersebut.
Namun, penerapan konsep green building di Indonesia tidaklah mudah. Banyak pemangku kepentingan masih memandang konsep berkelanjutan itu sebagai sesuatu yang mahal dan rumit. Edukasi dan advokasi menjadi kunci dalam mengubah cara pandang tersebut.
Penting untuk menunjukkan bahwa green building dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata tanpa mengorbankan kualitas dan kenyamanan. Maka dari itu, Ecobuild hadir sebagai jawaban untuk mempromosikan dan mengimplementasikan green building yang efisien di Indonesia.
Baca juga : JDC Design Week Usung Desain Masa Depan Berkelanjutan
CEO Ecobuild Wiza Hidayat berbagi cerita tentang perjalanannya. "Perjalanan saya dimulai dari keresahan terhadap kota Jakarta tempat tinggal saya yang penuh polusi, macet, dan kualitas udara yang kurang baik. Hidung saya cukup sensitif, sehingga sering kali tidak nyaman saat menikmati fasilitas publik di Jakarta," ujar Wiza melalui keterangan tertulis, Kamis (6/6).
Saat berkiprah di industri desain dan konstruksi, ia melihat adanya kebutuhan mendesak untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam desain dan konstruksi bangunan. Dengan latar belakang dan permasalahan yang dialami, Wiza mendirikan Ecobuild bersama dua rekannya, Yadi Krisnadi dan Taufik Hendra.
Inspirasi utama mereka datang dari keyakinan bahwa industri konstruksi memiliki peran besar dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dia melihat banyak proyek konstruksi yang tidak memperhatikan aspek lingkungan dan berkontribusi pada perubahan iklim.
Baca juga : Seng dan Galvanis Perlu Dicat untuk Lindungi Permukaan
Sejak pendiriannya pada 2023, Ecobuild telah mengerjakan lebih dari 50 proyek green building di berbagai daerah di Indonesia. Beberapa proyek bahkan dijadikan proyek percontohan oleh Green Building Council Indonesia untuk menguji rating tools yang baru diciptakan.
Pada Desember 2023, Ecobuild berhasil meraih penghargaan “Best Sustainable Leadership Green Building Consultant” dari Green Building Council Indonesia dalam acara Greenship Awards 2023. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas dedikasi Ecobuild dalam mendorong praktik pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Salah satu proyek paling signifikan yang dikerjakan Ecobuild adalah pembangunan gedung Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN). Proyek itu menggabungkan berbagai elemen green building, termasuk penggunaan energi terbarukan, sistem pengelolaan air yang efisien, dan penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan. (Z-11)
PERTUMBUHAN Surabaya sebagai pusat ekonomi dan kawasan urban utama di Jawa Timur menempatkan sektor konstruksi pada tekanan yang kian kompleks.
Kaltim serius dalam meningkatkan tata kelola konstruksi, meningkatkan kualitas pembinaan kontraktor, serta memperkuat pengawasan proyek strategis daerah.
Ketua MTKBTI Weni Maulina ingin agar para pelaku industri konstruksi bawah tanah tidak berjalan sendiri. MTKBTI menjadi ruang bersama untuk berdiskusi, mencari solusi, dan berkomunikasi.
PU Bangun secara aklamasi menetapkan Suko Widigdo sebagai Ketua Umum PU Bangun periode 2025-2028 menggantikan Mursyid.
Green Building Contractor Gathering memperkuat komitmen bersama menuju praktik konstruksi hijau di seluruh Indonesia.
TARIF impor baru untuk kayu, furnitur, dan lemari dapur yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku pada Selasa (14/10) waktu setempat.
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menganugerahkan penghargaan Good Design Indonesia (GDI) 2025 sebagai bentuk apresiasi negara terhadap produk dan karya desain terbaik.
Apa yang akan kamu lakukan pada gantungan baju yang sudah usang atau kursi plastik yang tak lagi terpakai karena sudah punya yang baru?
Ekraf Design Festival 2025 berlangsung mulai hari ini, Selasa (2/12) hingga Kamis (4/12).
Kompetisi ini tidak sekadar menjadi ajang adu kreativitas, tetapi juga wadah bagi peserta untuk berpikir kritis dan solutif terhadap berbagai tantangan masa kini.
Pada riset ViSenze mencatat, 75% konsumen e-commerce mengaku dipengaruhi visual produk dalam mengambil keputusan membeli.
Setiap karya merepresentasikan perjalanan kolaborasi dan eksplorasi desain khas Indonesia, dari awal 2007 hingga kolaborasi terbaru pada 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved