Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Ekonom Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (25/4) akan bergerak stabil. itu terjadi seiring respons positif pasar terhadap penaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI-Rate.
Pada awal perdagangan Kamis pagi, rupiah dibuka melemah 60 poin atau 0,37% menjadi Rp16.215 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.155 per dolar AS. Namun, ia memprediksi mata uang nasional akan kembali menguat.
"Rupiah untuk hari ini saya perkirakan akan cenderung bergerak stabil di kisaran Rp16.105 sampai dengan Rp16.175," kata Rully di Jakarta, Kamis.
Baca juga : Rupiah Sukses Gilas Dolar AS di Angka Rp15.623
Melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 23-24 April 2024, BI memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6,25%. Langkah Hal itu dilakukan guna memperkuat stabilitas nilai tukar dan mencegah pertumbuhan ekonomi dari dampak rambatan risiko global.
BI juga meningkatkan suku bunga deposit facility sebesar 25 basis poin menjadi 5,5%, dan suku bunga lending facility sebesar 25 basis poin menjadi 7%.<
"Pasar merespons positif langkah forward looking BI yang menaikkan suku bunga untuk mengantisipasi pelemahan rupah lebih lanjut," ujar Rully.
Sementara dari global, pasar masih menunggu rilis data inflasi Indeks Harga Belanja
Personal (PCE) inti Amerika Serikat. Ia memperkirakan inflasi PCE inti AS akan berada di sekitar 2,8%.
KETUA Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun meminta agar Bank Indonesia (BI) untuk menjaga nilai tukar rupiah pada angka-angka yang moderat.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 4,75 persen mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkap pelemahan rupiah dipicu tekanan global dan domestik, dengan modal asing keluar Rp25,1 triliun pada Januari 2026.
Komisi XI DPR RI segera menyelenggarakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk calon deputi gubernur Bank Indonesia (BI).
Sejumlah ekonom memproyeksikan Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Januari 2026, Rabu (21/1) siang ini.
KETUA Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun meminta agar Bank Indonesia (BI) untuk menjaga nilai tukar rupiah pada angka-angka yang moderat.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 4,75 persen mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah
Ketua umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengaku sangat khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang semakin dalam pada akhir-akhir ini.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
NILAI tukar rupiah menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.936 per dolar AS dari sebelumnya hampir Rp17.000 per dolar AS. Penguatan itu terjadi saat penutupan perdagangan 21 Januari 2026
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkap pelemahan rupiah dipicu tekanan global dan domestik, dengan modal asing keluar Rp25,1 triliun pada Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved