Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK 2020 atau lebih tepatnya saat pandemi Covid-19, PT Pos Indonesia mengungkapkan telah menyalurkan berbagai bantuan dari pemerintah.
"Sudah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT), vaksin," kata Direktur Utama PT. Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi saat ditemui di Jakarta pada Rabu (7/2).
Setelah pandemi Covid-19 selesai, lanjut dia, PT. Pos Indonesia juga dipercaya untuk mengirim bantuan pangan karena ada fenomena El Nino.
Baca juga : Naikkan Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Tunjuk Pos Indonesia Salurkan BLT El Nino
"Kemudian ada alat masak listrik (AML) untuk konversi dari gas tabung 3kg menjadi listrik. Kemudian ada bantuan stunting untuk kebutuhan gizi untuk kebutuhan ibu-ibu hamil dan bantuan intervensi kerawanan pangan," terangnya.
Lebih lanjut, Faizal mengungkapkan, sampai saat ini, PT. Pos Indonesia telah menyalurkan bantuan kepada sebanyak 20 juta Keluarga.
"Total-total itu puncaknya kita 20 juta keluarga yang menerima," jelas dia.
Baca juga : Menkes Ungkap Capaian Positif Transformasi Ketahanan Kesehatan
Adapun bantuan yang dipercaya kepada PT Pos Indonesia disalurkan dengan 3 cara. Cara pertama, apabila keluarga penerima berada di radius 1km dari kantor pos maka bantuan bisa diambil langsung di kantor pos.
Kedua, apabila rumah keluarga penerima berada lebih dari radius 1km, PT. Pos Indonesia akan menyalurkan bantuan tersebut lewat komunitas seperti RT, RW, Kelurahan, Polsek, Polres, dan KODIM. Ketiga, untuk orang tua, orang sakit, ibu hamil yang tidak bisa datang akan disalurkan langsung ke rumah door to door.
"Jadi bantuan itu langsung diterima. Penerimanya itu direkam, foto orangnya, foto KTP nya, foto KK nya, dan foto bantuannya. Kalau itu uang difoto dengan uangnya, kalau (bantuan) beras dengan berasnya, kalau AML dengan alatnya, jadi akuntabilitasnya terjaga dan dipastikan tepat sasaran," pungkasnya. (Z-5)
Bantuan disalurkan untuk masyarakat terdampak bencana tanah bergerak di Desa Kajen dan Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
GERAKAN Pemuda Ansor (GP Ansor) menyalurkan sejumlah paket bantuan seperti selimut, sandal jepit, kebutuhan alat mandi hingga obat-obatan pada korban bencana longsor di Pemalang.
Menyikapi kondisi tersebut, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang menyalurkan bantuan logistik sebagai bentuk kepedulian.
Total nilai bantuan sebesar Rp295.499.850 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) hari terakhir yang dilaksanakan di Kantor Pos Cikini, Jakarta Pusat.
Pemerintah menyalurkan BLT Kesra tersebut sekaligus untuk tiga bulan yakni Oktober, November dan Desember 2025.
Pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terdampak bencana Sumatra.
Pos Indonesia menunjukkan perannya sebagai perpanjangan tangan negara melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kota Padang.
Bantuan langsung tunai (BLT) untuk para korban bencana Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi sebagian warga, Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) menjadi penyangga penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved