Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Akhir pekan kemarin, Kementerian BUMN menggelar Sharing Session Transformasi 4 Tahun BUMN, dengan tema “BUMN Future Shapers.” Acara yang digelar di Singapura ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang transformasi Kementerian BUMN dan menginspirasi generasi muda sekaligus mempererat hubungan dengan BUMN di Singapura.
Guna memaparkan hasil dari transformasi yang dijalankan oleh BUMN, kegiatan ini turut menghadirkan sejumlah narasumber seperti Muhamad Resa (Direktur Pertamina International Shipping Singapore). Selain itu ada juga perwakilan dari masing - masing BUMN yang memiliki wilayah operasi di Singapora, seperti BRI, BNI, MIND ID, dan Garuda Indonesia.
Pada kesempatan itu, Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga jmengungkapkan empat BUMN Indonesia bercokol di daftar terbaik Forbes 2022. "Lima strategi prioritas Kementerian BUMN adalah mendorong perusahaan milik pemerintah ini berkelas dunia. Salah satu strategi prioritas itu adalah pengembangan talenta sehingga membuka kesempatan luas bagi generasi milenial serta gen Z untuk berkarya dan berkarier di BUMN," ujarnya.
Baca juga : Tahun ini Pengguna Internet Indonesia Diperkirakan 221 Juta
Arya menambahkan, sebanyak lima persen jabatan puncak di perusahaan-perusahaan BUMN kini dipegang kaum muda. “Kementerian BUMN menargetkan jumlah pemimpin muda bertambah menjadi 10 persen di tahun ini,” ucapnya.
Arya juga menyampaikan bahwa generasi muda harus mempunyai passion dalam berkarier. “Tanpa menumbuhkan passion dalam pekerjaan, maka semua yang dilakukan tidak akan memberikan impact yang maksimal,” tuturnya.
Terobosan dan transformasi BUMN juga terlihat di sektor Pertambangan. Demi menjalankan mandatnya sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945, maka dibentuk satu Holding BUMN di bidang pertambangan. Holding tersebut bernama PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau lebih dikenal dengan MIND ID. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI, Joko Widodo, dan program transformasi BUMN.
Baca juga : APPMI Dorong Desainer Muda Lestarikan Budaya Betawi Lewat IYFDC 2024
Tujuan hadirnya Holding BUMN Pertambangan ini agar lebih memaksimalkan dan menyinergikan seluruh BUMN Tambang yang ada di Indonesia. Sehingga tumbuhnya kolaborasi antara anggota dari Holding Industri Pertambangan ini lebih mudah terwujud, dan manfaatnya lebih bisa dimaksimalkan untuk bangsa Indonesia.
“Hadirnya MIND ID, sebagai Strategic Holding Industri Pertambangan selain memastikan sinergi dan kolaborasi di setiap rantai bisnis antaranggota Grup MIND ID, juga diharapkan dapat fokus mengembangkan bisnis hilirisasi,” kata Sekretaris Perusahaan MIND ID, Heri Yusuf, dalam keterangannya, Senin (5/2)
Heri menambahkan, hilirisasi saat ini menjadi tugas pokok yang wajib dikerjakan MIND ID sebagai induk industri pertambangan milik negara. Selain mampu meningkatkan nilai perekonomian dan pendapatan dari berlipat gandanya nilai produk setengah jadi ataupun produk jadi, hilirisasi dan teknologi terapan mampu meningkatkan nilai komponen pemanfaatan produk lokal serta produk-produk buatan dalam negeri.(M-3)
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Wisatawan Indonesia terus menunjukkan antusiasme untuk bepergian, akan tetapi setiap generasi memiliki cara berwisata dan mencari pengalaman baru yang berbeda.
Remaja masa kini sulit lepas dari ponsel, bahkan di pesta ulang tahun. Simak ide pesta nostalgia tanpa layar yang bisa membuat mereka kembali menikmati kebersamaan.
Riset ini mengungkap perbedaan mencolok dalam cara Gen X dan Millennial mengelola pendidikan, kesejahteraan emosional, pengeluaran, dan waktu bersama keluarga.
Banyak anak muda memilih menggunakan uang untuk hal-hal yang dirasa dapat membuat mereka melupakan tekanan hidup, misalnya dengan belanja online.
Tren pembelian rumah tapak di kawasan Tangerang, khususnya Karawaci, semakin diminati, terutama oleh generasi milenial dan pasangan muda.
Tidak perlu adanya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun yang saat ini diusulkan diubah menjadi Lembaga BUMN setelah adanya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Regulasi telah membagi peran antara Kementerian BUMN dan Danantara, namun praktik di lapangan justru memunculkan kebingungan arah kebijakan.
Pembentukan Danantara memantik wacana penghapusan Kementerian BUMN. Jika benar terjadi, kementerian ini akan “turun status” menjadi badan, sebuah langkah yang diperkirakan mengubah peta pengawasan sekaligus arah bisnis perusahaan pelat merah.
Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Toto Pranoto menanggapi kemungkinan Kementerian BUMN diturunkan statusnya menjadi badan.
Pemerintah memberi sinyal bakal mengubah status Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi badan.
Isu pembubaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ada juga wacana peleburan Kementerian BUMN ke BPI Danantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved