Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI Center of Reform on Economic (CORE) Yusuf Rendy Manilet masih ada pekerjaan rumah pemerintah untuk mengurangi ketimpangan pembangunan antarregional di Indonesia. Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa kelompok Provinsi Maluku dan Papua bukan kontributor terbesar bagi produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga berlaku (ADHB) 2023 karena hanya menyumbang sebesar 2,58%, meski ekonomi mereka berhasil tumbuh 6,94%.
Yusuf mengatakan ada beberapa hal yang bisa dicermati dari data pertumbuhan ekonomi di tahun lalu terutama jika membandingkan pertumbuhan atau kinerja perekonomian antarregional. Tingginya pertumbuhan Maluku dan Papua tidak terlepas dari relatif maraknya atau masuknya pertumbuhan sektor pertambangan di beberapa titik di dua daerah itu.
Proses atau hilirisasi dalam 2-3 tahun terakhir tampaknya berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi secara umum di beberapa provinsi di Indonesia Timur. "Makanya kalau kita lihat beberapa provinsi di Indonesia timur mengalami pertumbuhan ekonomi hingga dua digit karena dorongan dari sektor pertambangan terutama dari proses hilirisasi," kata Yusuf, dihubungi Selasa (6/2).
Baca juga : Mengenal Produk Domestik Bruto: Fungsi, Komponen, dan Indikator yang Membentuk Perekonomian
Meski pertumbuhannya tinggi, secara kontribusi kedua region tersebut relatif masih kecil jika diukur dari ukuran PDB nasional. Secara umum sebenarnya dari share dari provinsi Indonesia timur terhadap keseluruhan PDB nasional mengalami peningkatan, jika dibandingkan dengan kondisi 20 tahun yang lalu.
"Hanya, peningkatan dari share kedua region di Indonesia timur tersebut relatif berjalan sangat lambat atau kecil. Misalnya, ukuran share dari Papua di awal 2000-an itu berkisar di angka 1% dan 24 tahun setelah itu akhirnya hanya meningkat menjadi 2,58%. Artinya masih ada pekerjaan rumah pemerintah untuk mengurangi ketimpangan pembangunan antarregional di Indonesia," kata Yusuf. (Z-2)
Baca juga : Butuh 0,25% untuk Capai Target Pertumbuhan 5,3% di 2023
Konsumsi rumah tangga merupakan mesin utama penggerak ekonomi Indonesia. Namun, pada awal 2025, trennya menunjukkan perlambatan.
BRI memproyeksikan bahwa monetisasi emas melalui pendirian bank emas atau bullion bank dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto hingga Rp245 triliun
Seruan hidup hemat (hidup hemat) oleh warganet berpotensi besar memperlambat laju perekonomian. Itu karena konsumsi masyarakat merupakan mesin utama pertumbuhan ekonomi
PEMERINTAH di bawah Presiden Prabowo Subianto dinilai telah memiliki modal kuat untuk merengkuh ambisi pertumbuhan ekonomi tinggi. Sejumlah program dan misi dari Kepala Negara
KONTRIBUSI sektor pariwisata terhadap produk domestik bruto (PDB) dapat melampaui 5%.
Koperasi berhasil melampaui target yang ditetapkan terhadap pertumbuhan domestik bruto (PDB) yakni melampaui di atas 6,2%
Ini tentunya mesti diuji, baik di tingkat konsep maupun fakta sehingga kita bisa berharap semua itu menjadi nyata bagi upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
EKONOMI global diproyeksikan tumbuh 3,3% menurut IMF dan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,1%.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
Pertumbuhan penerimaan pajak tersebut, lanjutnya, berasal dari kenaikan penerimaan bruto sebesar 7%, serta penurunan signifikan restitusi hingga 23%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved