Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KONSUMSI rumah tangga merupakan mesin utama penggerak ekonomi Indonesia. Namun, pada awal 2025, trennya menunjukkan perlambatan. Berikut ini 7 poin penting yang perlu Anda ketahui terkait pertumbuhan konsumsi rumah tangga Indonesia menurut data Badan Pusat Statistik (BPS).
Pada triwulan I 2025, konsumsi rumah tangga hanya tumbuh 4,89% year-on-year (YoY). Angka ini lebih rendah dibanding triwulan IV 2024 (4,98%) dan triwulan I 2024 (4,91%).
Meski pertumbuhannya melambat, konsumsi rumah tangga masih menyumbang 54,53% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, dengan kontribusi langsung sebesar 2,67% terhadap pertumbuhan ekonomi.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyebut bahwa perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu faktor kunci yang menyebabkan pelemahan konsumsi. Konsumen kini lebih selektif dan berhati-hati dalam belanja.
Meski melambat secara agregat, sejumlah sektor masih mencatatkan pertumbuhan tinggi:
Transportasi dan komunikasi: tumbuh 6,18%
Restoran dan hotel: tumbuh 6,06%
Makanan dan minuman (selain restoran): tumbuh 4,05%
Tidak semua sektor menikmati pertumbuhan. Konsumsi untuk pakaian dan alas kaki tumbuh hanya 3,48%, menandakan pergeseran prioritas belanja masyarakat ke kebutuhan pokok dan jasa.
Tren pertumbuhan konsumsi rumah tangga telah berada di bawah 5% sejak triwulan IV 2023. Saat itu, angkanya hanya 4,4% YoY, dan sepanjang 2024 tetap berada di kisaran 4,9%.
BPS menekankan pentingnya menganalisis lebih dalam subsektor konsumsi agar kebijakan ekonomi dapat menyesuaikan dengan preferensi baru konsumen Indonesia. Meskipun tren melambat, struktur konsumsi menunjukkan stabilitas dengan variasi antar sektor.
Melemahnya konsumsi rumah tangga Indonesia pada awal 2025 bukan sepenuhnya negatif. Beberapa sektor menunjukkan pertumbuhan yang kuat, mencerminkan pergeseran gaya hidup dan preferensi masyarakat. Pemahaman terhadap dinamika ini penting untuk mengarahkan strategi pemulihan ekonomi ke depan.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan langkah pemerintah dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5% sekaligus mempercepat pembangunan konektivitas.
Pelajari cara menghitung pertumbuhan ekonomi suatu negara dengan rumus PDB riil. Panduan lengkap beserta indikator dan contoh penghitungan mudah.
Transisi menuju ekonomi sirkular dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan yang inklusif, meningkatkan daya saing nasional, serta membantu pencapaian target Net Zero Emissions 2060.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie usai acara menegaskan, fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh di tengah dinamika global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan mengubah batas defisit anggaran sebesar 3 persen, meskipun menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Pelajari cara menghitung pertumbuhan ekonomi suatu negara dengan rumus PDB riil. Panduan lengkap beserta indikator dan contoh penghitungan mudah.
BRI memproyeksikan bahwa monetisasi emas melalui pendirian bank emas atau bullion bank dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto hingga Rp245 triliun
Seruan hidup hemat (hidup hemat) oleh warganet berpotensi besar memperlambat laju perekonomian. Itu karena konsumsi masyarakat merupakan mesin utama pertumbuhan ekonomi
PEMERINTAH di bawah Presiden Prabowo Subianto dinilai telah memiliki modal kuat untuk merengkuh ambisi pertumbuhan ekonomi tinggi. Sejumlah program dan misi dari Kepala Negara
KONTRIBUSI sektor pariwisata terhadap produk domestik bruto (PDB) dapat melampaui 5%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved