Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SENIOR Economist DBS Bank Radhika Rao turut buka suara atas pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 pada kuartal II yang mencapai 5,12%. Ia mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi tersebut tumbuh lebih tinggi dari yang pihaknya perkirakan yakni di bawah angka 5%.
"Pertumbuhan ekonomi Q2 Indonesia muncul di sekitar 5.1%, cukup kuat. (Waktu itu) perkiraan kami di bawah 5%," ujar Radhika di acara "Membaca Arah Pasar di Tengah Tantangan Kuartal III 2025, Apa yang Perlu Diantisipasi?" yang digelar di Jakarta, Rabu (20/8).
Ia menakar, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II yang mencapai 5,12% salah satunya ditopang oleh angka investasi yang cukup tinggi. Sebagaimana diketahui, investasi (PMTB) mencatat kenaikan signifikan 6,99% yang merupakan pertumbuhan tertinggi sejak triwulan II 2021.
Selain faktor investasi, Radhika menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi juga didukung oleh konsumsi rumah tangga, permintaan dari sisi transportasi dan juga stimulus yang diberikan oleh pemerintah.
"Jadi, itu juga membantu. Saya pikir itu adalah sebabnya (pertumbuhan ekonomi) Q2 terlihat lebih kuat, (padahal) ekspektasi kami adalah di bawah 5%," ungkapnya.
Kendati demikian, dirinya mengingatkan masih adanya ketidakpastian global yang tidak bisa diprediksi seperti geopolitik dan pengaruh tarif resiprokal AS yang menanti pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester II 2025.
"Kami ekspektasikan pertumbuhan ekonomi di semester II 2025 di bawah 5%. Jadi, pertumbuhan ekonomi tahun ini kami tetap mempertahankan 4,8% untuk Indonesia," pungkasnya. (H-3)
BI memutuskan menahan BI Rate di level 4,75% dalam RDG Januari 2026. Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Pemerintah dan pelaku usaha mendorong pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Industri untuk merealisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.
PERWAKILAN Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) sekaligus Secretary General of the International Economic Association Lili Yan Ing menegaskan target pertumbuhan ekonomi 2026 di angka 5,4% tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi masyarakat.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai bahwa tekanan terhadap kelompok kelas menengah bawah menjadi pekerjaan rumah (PR) terbesar khususnya bagi pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.
Kerusakan padang lamun di pesisir Jawa dan sebagian Sumatra berpotensi menjadi salah satu sumber emisi karbon tersembunyi terbesar di Indonesia.
Pemerintah mengklaim sukses menutup 2025 dengan capaian kinerja perekonomian yang tetap terjaga di tengah tantangan dinamika global.
Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyoroti pertumbuhan ekonomi yang berada di kisaran 5%.
Sejumlah program yang digulirkan pada akhir tahun ini juga diharapkan mampu mengoptimalisasi dan mendung kinerja positif sejumlah indikator ekonomi tersebut.
Ekonomi di kuartal IV 2025 didorong oleh meningkatnya aktivitas ekonomi, terutama dari sisi konsumsi masyarakat, yang mulai pulih.
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) optimistis tahun 2025 bisa ditutup dengan pertumbuhan ekonomi 5,2%. Adapun untuk pertumbuhan kuartal IV 2025 diproyeksikan sebesar 5,5%.
CHIEF Economist Citi Indonesia, Helmi Arman menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi keseluruhan untuk 2025 bakal mentok di angka 5 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved