Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia pada Desember 2023 mencapai US$ 19,9 miliar, turun 2,45% secara bulanan (mtm). Impor minyak dan gas (migas) tercatat senilai US$ 3,37 miliar turun 3,33%.
"Sementara impor nonmigas senilai US$ 15,73 miliar, dan turun 2,26%. Penurunan impor non-migas secara bulanan karena peran komoditas, seperti mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya (HS85) turun 11,42%," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini, Senin (15/1/2024).
Kemudian mesin dan peralatan mekanik serta bagiannya atau (HS84) turun 6,17. Lalu impor kendaraan dan bagiannya (HS87) turun 19,08%.
Baca juga : Impor Beras Tahun 2023 Terbesar Selama 5 Tahun Terakhir
Sementara untuk impor migas, meningkat pada impor hasil minyak sebesar 2,44%. Sedangkan nilai impor minyak mentah dan gas turun masing-masing 15,25% dan 11,55%.
Secara tahunan (yoy) nilai impor Desember 2023 turun 3,81%. Nilai impor migas naik 5,35%, sementara impor nonmigas turun 5,57%. "Ini melanjutkan tren penurunan secara tahunan yang telah terjadi selama 6 bulan berturut-turut," kata Pudji.
Baca juga : Ekspor RI ke Tiongkok Naik 25,66%, Terbanyak Feronikel
Menurut penggunaannya, impor pada Desember 2023 yaitu pada barang konsumsi meningkat US$ 40,1 juta, naik 1,99%, bahan baku penolong turun sebesar US$ 135,7 juta atau turun 0,97%, dan barang modal turun sebesar US$ 384,2 juta atau turun dalam sebesar 10,51%.
"Bahan baku penolong menyumbang sekitar 72,15% dari total impor Desember 2023," kata Pudji.
Secara bulanan (mtm), nilai impor turun penurunan untuk kelompok bahan baku atau penolong, serta barang modal.
Impor barang modal mengalami persentase penurunan terdalam yaitu turun sebesar 10,51%, didorong oleh penurunan impor mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, kemudian kendaraan dan bagiannya, kerta kendaraan udara dan bagiannya.
Secara tahunan (yoy) nilai impor menurut jenis penggunaan turun kecuali pada barang konsumsi yang naik 13,46%. Hal ini didorong oleh peningkatan impor serealia utamanya adalah gandum dan beras.
Kemudian impor bahan baku atau penolong turun 4,43%, impor barang modal turun 9,91%, yang juga merupakan penurunan terdalam. (Z-4)
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk pejabat ASN yang menerima imbalan untuk meloloskan ekspor.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif dengan mempertahankan surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut, di tengah kondisi ekonomi global yang tak pasti.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
PERTUMBUHAN ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 tercatat sebesar 5,39 persen secara tahunan (year on year/YoY).
BADAN Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa penduduk bekerja pada November 2025 tercatat sebesar 147,91 juta orang.
Badan Pusat Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja perekonomian nasional yang solid di sepanjang 2025 dengan pertumbuhan sebesar 5,11% secara tahunan
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 mencapai 5,39%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai US$241,86 miliar, atau meningkat 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved