Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Eddy Soeparno mengungkapkan nasib pekerja pabrik fasilitas pengolahan hasil tambang (smelter) nikel di Indonesia amat memprihatinkan.
Ia mengaku pernah mendatangi langsung pabrik smelter nikel yang berada di Sulawesi Tenggara. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu membeberkan kondisi tempat tinggal pekerja di kawasan pabrik tersebut dianggap tidak layak, bahkan lebih buruk dibandingkan yang ada di lembaga pemasyarakatan (lapas).
"Saya pernah datangi smelter di Sulawesi Tenggara. Untuk pekerja asal Indonesia, dengan segala hormat, mungkin ini tidak pantas, lapas masih lebih baik dibandingkan tempat tinggal pekerja Indonesia di sana," kata Eddy dalam diskusi publik di Jakarta, Selasa (9/1).
Baca juga : Kerjasama Selatan-Selatan Penting untuk Hadapi Negara Maju
Sementara, untuk tempat tinggal pekerja asing di kawasan pabrik smelter nikel yang tidak disebutkan oleh Eddy, juga dinilai tidak layak. Masih kalah dengan kondisi tempat tinggal di rumah susun (rusun) yang berada di Jakarta. Fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum-fasos) disebut tidak dikembangkan secara baik.
Baca juga : Selain Tiongkok, Proyek Smelter Nikel RI Diguyur Bank Eropa
"Kondisi tempat tinggal untuk para pekerja dari Tiongkok itu, dibandingkan rumah susun yang ada di Pulomas yang puluhan tahun, masih lebih baik rumah susun di Pulomas. Fasum dan fasos sangat minim pengembangannya," terangnya.
Eddy menegaskan pasangan calon (paslon) 02 Prabowo-Gibran akan melakukan pembenahan dengan mengaudit pengoperasian smelter nikel di Indonesia. Serta, mendorong investasi yang menjunjung implementasi ESG atau tata kelola usaha berkelanjutan yang menerapkan tiga pilar yaitu lingkungan (environmental), sosial (social), dan tata kelola (governance).
"Perbaikan pengoperasian (smelter nikel) ini menjadi fokus Pak Prabowo dan Mas Gibran ke depannya. Kita butuh investasi, tapi jangan investasi itu mengabaikan berbagai aspek, terutama ESG," pungkas Wakil Ketua Komisi VII DPR itu. (Z-8)
Sektor perumahan menjadi salah satu instrumen strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
PBNU mendukung Presiden Prabowo menghadiri KTT Board of Peace di AS untuk solusi Gaza. Gus Ulil sebut ini langkah diplomasi realistis meski menuai kritik.
Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan Air Chief Marshal Zaheer Ahmad Babar Sidhu bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka.
BANJIR bandang yang menerjang wilayah Kecamatan Babakan Madang pada Rabu (11/2) sore diduga kuat dipicu oleh gundulnya hutan di hulu sehingga fungsi resapan hilang.
Dampak terparah terjadi di Kampung Babakan Cicarewed, Desa Cijayanti.
Pemerintah berhasil merampungkan pembangunan 5.500 unit rumah hunian, di mana 1.500 unit di antaranya selesai pada bulan pertama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved