Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPASTIAN hukum di Indonesia diharapkan dapat membantu meningkatkan iklim investasi usaha. Pasalnya, penegakan hukum yang lemah dan tidak pasti menjadi salah satu hambatan utama bagi investor asing dan domestik untuk berinvestasi di Tanah Air. Hal itu bisa berdampak negatif pada pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Demikian disampaikan Managing Partner of BDO Legal Eman Achmad & Co Low Firm Eman Achmad dalam Legal Outlook 2024 yang digelar BDO Legal part of BDO Indonesia di Jakarta, melalui keterangan tertulisnya, Kamis (30/11).
Ia menyampaikan derdasarkan data World Justrice Project, Indeks Negara Hukum (rule of law index/RLI) Indonesia tercatat sebesar 0,53 poin pada 2023. Nilai tersebut tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya.
Skor RLI tersebut menempatkan Indonesia pada posisi 66 dari 142 negara di dunia. Melihat trennya, skor RLI Indonesia berfluktuatif cenderung stagnan.
“Ini ditunjukkan dari skor RLI, Indonesia yang hanya naik 0,01 poin dalam delapan tahun terakhir,” tegas Eman.
Menurut dia, penegakan hukum dalam konteks iklim usaha harus dilihat dari berbagai sisi karena investasi terus bergerak dinamis. Kepastian hukum merupakan salah satu pertimbangan penting bersama dengan pertimbangan ekonomi lain seperti kemudahan, kenyamanan, dan keamanan berinvestasi.
Baca juga: Business Forum di Singapura, Dewan Nasional KEK Tawarkan Berbagai Kemudahan Investasi
"Meski beberapa aturan menjamin aspek penegakan hukum untuk berusaha atau berinvestasi di Indonesia, tetap perlu mengarahkan perhatian pada bagaimana pentingnya melakukan manajemen risiko hukum dari sejak awal mulai berinvestasi sampai akhir kegiatan usaha," ujar Eman.
Thano Tanubrata, CEO for BDO in Indonesia menambahkan, penegakan hukum yang baik akan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha. Hal ini akan mendorong pelaku usaha untuk berinvestasi dan mengembangkan usaha mereka.
Karena itu, penegakan hukum yang baik dan konsisten merupakan tanggung jawab bersama dari semua pihak, termasuk pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
"Pemerintah berperan penting dalam penegakan hukum. Memastikan bahwa peraturan perundang-undangan yang ada ditegakkan secara adil dan konsisten. Pelaku usaha juga berperan penting dalam menjalankan penegakan hukum karena usahanya harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku," tuturnya.
Baca juga: Genjot Investasi Kapal Baru, PIS Kerja Sama dengan Dua Lembaga Keuangan Korsel
Hal serupa diungkapkan Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas Ketenagakerjaan Kemenko Bidang Perekonomian Chairul Saleh SH LLM. Saat ini, jelas dia, reformasi birokrasi jadi fokus pemerintah untuk meningkatkan investor dan mempermudah usaha lebih maju.
“Sebab, reformasi birokrasi menjadi fundamental untuk lingkungan bisnis yang stabil guna menarik investor dan menambah nilai ekonomi,” katanya.
Termasuk, kata dia, dalam pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia. Sebab, dari kondisi di Tanah Air, UMKM dianggap sebagai tulang punggung kemajuan ekonomi.
“Karena itu, kami dorong untuk terus melakukan pendataan UMKM by name by address, agar lebih mudah ke depannya,” papar alumnus Universitas Padjajaran tersebut. (RO/S-2)
Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat menyepakati sejumlah poin utama dalam perundingan perdagangan resiprokal atau Agreements on Reciprocal Trade (ART).
Sinergi antara HKI dan Bappenas dapat menciptakan ekosistem yang semakin kondusif bagi percepatan investasi dan perluasan aktivitas industri.
Agar multiplier effect-nya lebih maksimal, pemerintah perlu mendorong penurunan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Indonesia dari kisaran skor 6 ke kisaran skor 4.
COO Danantara, Dony Oskaria, menyatakan sikap percaya terhadap kebijakan pemerintah redenominasi rupiah dan menegaskan bahwa langkah tersebut tidak akan mengganggu iklim investasi.
Perwakilan buruh dari Front Kebangsaan Solidaritas Buruh dan Mahasiswa Jakarta, Soni Mardianto, mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian bangsa di tengah maraknya upaya provokasi.
Kerusuhan tentu akan memberikan sentimen dan dampak negatif bagi investor. Mereka akan berhati-hati untuk menanamkan modal ketika situasi sosial dan politik tidak kondusif,
Infografis pencapaian kinerja Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sepanjang tahun 2025
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan bahwa Indonesia dan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan atas seluruh substansi tarif resiprokal.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) memastikan bahwa Indonesia saat ini terus berproses untuk bergabung sebagai anggota penuh OECD.
Indonesia jadi negara pertama yang capai kesepakatan penurunan tarif dengan AS dari 32% menjadi 19%, langkah diplomasi ekonomi yang jaga kepentingan nasional.
Pembentukan Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP), sebagai tindak lanjut pelaksanaan program strategis nasional berjalan efektif
SEKRETARIS Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menyampaikan, capaian investasi Indonesia terus menunjukkan kinerja yang kuat dan semakin berkualitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved