Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PETROKIMIA Gresik dinobatkan sebagai "Supply Chain Innovator of The Years (Company)" di ajang Bisnis Indonesia Logistic Award (BILA) 2023 atas kinerja dalam pengelolaan logistik.
Penghargaan itu secara simbolis diterima oleh SVP Pengelolaan Pergudangan dan Pelabuhan Petrokimia Gresik, Andri Puji Handoyo mewakili Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo di Jakarta.
Terpisah, Dwi Satriyo menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan. Ia mengungkapkan, penghargaan ini diberikan stakeholder kepada Petrokimia Gresik karena inovasi perusahaan di bidang pengelolaan stok dinilai mampu mengurangi biaya logistik, serta mendukung peningkatan Logistic Performance Index (LPI) Indonesia.
Baca juga : Petrokimia Gresik Raih Platimun Award di IQA 2023
"Sementara bagi Petrokimia Gresik, kinerja supply chain dan logistik yang efektif dan efisien adalah keniscayaan. Inovasi pada rantai pasok yang kami lakukan merupakan upaya perusahaan untuk melindungi konsumen melalui produk yang berdaya saing dan terjamin ketersediaannya di pasaran," tandas Dwi Satriyo.
Ia menjelaskan, kelancaran Petrokimia Gresik dalam menyalurkan pupuk bersubsidi ke berbagai daerah tidak lepas dari inovasi-inovasi perusahaan di bidang logistik dan supply chain. Mengingat Petrokimia Gresik memiliki peran strategis menyalurkan pupuk bersubsidi lebih dari 3,1 juta ton baik Urea maupun NPK ke seluruh Indonesia.
Baca juga : Peringati Hari Kesehatan Nasional, Petrokimia Gresik Ikut Dukung Kesehatan Masyarakat
"Digitalisasi dalam pengelolaan logistik di pabrik membantu Petrokimia Gresik dalam menjamin kelancaran perusahaan menyalurkan pupuk bersubsidi dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional," tandas Dwi Satriyo.
Adapun inovasi dalam pengelolaan logistik yang menarik perhatian dewan juri BILA 2023, pertama adalah Warehouse Management System (WMS) yang merupakan aplikasi digital dan terintegrasi untuk pengelolaan pergudangan di Gudang Lini I Petrokimia Gresik. Aplikasi ini digunakan sebagai pencatatan aktivitas handling produk di gudang secara real time.
"Semua proses pengelolaan pergudangan tercatat dan diawasi dengan sistem yang baik, dampak positif dari penerapan aplikasi ini diantaranya menyumbangkan penghematan, menurunkan risiko kerusakan produk sehingga pupuk yang diterima petani terjamin kualitasnya," ujar Dwi Satriyo.
Inovasi kedua, yaitu Digital Transport Management System (DTMS) yang merupakan Project Improvement untuk menunjang pemindahan material internal antargudang atau tempat di dalam lingkup area Petrokimia Gresik.
DTMS berfungsi sebagai platform yang memudahkan user untuk melakukan order dan pelayanan pemindahan material melalui truck secara realtime dan handal. DTMS juga berperan sebagai sistem monitoring kegiatan pemindahan material, serta monitoring performa kinerja driver dalam pelayanannya.
Ketiga, Internal Supply Chain Excellence (ISCE) atau program pada rantai kegiatan pengelolaan logistik mulai dari proses unloading bahan baku dari kapal di pelabuhan, pengiriman ke gudang dan pabrik, sampai menjadi produk siap jual. Penerapan ekosistem ISCE menjadikan proses pengelolaan logistik semakin optimal dan perusahaan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan melalui optimalisasi pasokan produk.
Inovasi terakhir yang mengantarkan dicapainya penghargaan ini adalah Customer Centric Excellence (2CE). Tujuan inovasi ini untuk mengoptimalkan proses operasional di pergudangan melalui kegiatan perencanaan produksi dan penjualan. 2CE sendiri merupakan sistem yang berbasis website sehingga dapat diakses dari manapun.
Dengan adanya inovasi ini akan berdampak pada beberapa sektor diantaranya kegiatan perencanaan penjualan ke produksi lebih termonitor, pembuatan pengantar pengambilan produk dapat dilakukan dari mana saja serta meningkatkan pelayanan pemuatan di gudang Lini I.
“Prinsipnya, Petrokimia Gresik siap melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan Pemerintah, yaitu memproduksi pupuk sesuai penugasan dan memastikan distribusinya. Sementara penerapan digitalisasi akan menjamin hasil yang optimal dalam upaya kami menjalankan amanah tersebut,” tutup Dwi Satriyo. (Z-5)
Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40 Ribu Ton untuk Perkuat Produksi Pupuk NPK
Petrokimia Gresik membuka Bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) 2026 bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Stadion Petrokimia Gresik, Kabupaten Gresik, Rabu (14/1).
Petrokimia Gresik resmi meluncurkan tim bola voli putri, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI) untuk menyambut kompetisi bergengsi Proliga 2026.
Lomba gogoh iwak diharapkan dapat menjadi momentum untuk menarik minat generasi muda agar turut aktif memajukan sektor perikanan.
Petrokimia Gresik menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung upaya dekarbonisasi global yaitu pengurangan emisi karbon melalui penerapan strategi ekonomi sirkular.
Penerapan Green and Smart Port merupakan langkah strategis Petrokimia Gresik dalam mendukung Sistem Logistik Nasional (Sislognas).
Selain digitalisasi, IPC TPK mulai merancang konsep Hub & Spoke pada terminal-terminal yang dikelola.
Peningkatan volume ini didorong oleh pembukaan layanan baru, baik reguler maupun adhoc, yang memperkuat konektivitas perdagangan.
Klaim sejumlah pejabat tinggi negara bahwa kondisi pascabanjir di Sumatra, tampaknya belum sepenuhnya sejalan dengan realitas di lapangan.
Langkah ekspansi ini dilakukan untuk merespons peran strategis Jawa Timur yang kian melesat sebagai salah satu pusat perdagangan internasional di Indonesia.
Direktur Utama SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa seluruh lini layanan perusahaan telah disiagakan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) terus mencatatkan tren positif kinerja operasional menjelang akhir tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved