Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Jenderal Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI Gusti Laksamanan mengatakan, industri kopi di tanah air menunjukkan perkembangan dalam 4 tahun terakhir. Hal ini perlu dirawat dengan baik agar pertumbuhan konsisten dan Indonesia menjadi eksportir kopi kelas dunia.
"Walau booming kopi di Indonesia belum sampai 5 tahun, kita harus bangga mengingat secara produktivitas Indonesia menempati 4 besar dunia sebagai penghasil kopi. Namun demikian kita jangan terlena mengingat secara luas lahan Indonesia menempati peringkat 2 dunia namun secara produktivitas belum menempati posisi 2 besar" kata Gusti Laksamana di Jakarta International Coffe Conference (JICC) yang digelar di Sarinah, Jakarta.
Menurut Gusti, untuk memacu produktivitas kopi sekaligus menjaga cita rasa kopi khas Indonesia, akses petani kopi perlu terus diperluas dan dipermudah.
Baca juga : Merayakan Keragaman dan Proses Pembuatan Kopi Indonesia di Jakarta International Coffee Conference
Ia ingin Indonesia bisa menjadi seperti Vietnam yang walaupun punya luas lahan yang lebih kecil dari Indonesia, tapi mampu menjadi penghasil kopi nomor dua di dunia.
"Ini menjadi refleksi diri bagi pemerintah, Indonesia yang memiliki lahan yang sangat luas hampir mencapai 2 juta kilo meter persegi, namun secara produktivitas kopi tertinggal jauh dari Vietnam yang hanya memiliki luas tak sampai 350 ribu kilometer persegi," jelas Gusti.
Baca juga : Dukung Digitalisasi UMKM, Grup MIND ID Berdayakan Masyarakat Petani Kopi
Pelaku eksportir kopi, Yuanita Rachma mengatakan, kopi Indonesia sebenarnya sudah mulai dilirik importir dari negara lain, bahkan ada yang dihargai hingga US$86 per pon.
Yuanita mengapresiasi ajang JICC yang mempertemukan eksportir kopi Indonesia dengan para regulator hadir, sehingga dapat mengetahui perkembangan terkini dari regulasi dibidang kopi yang baru diterbitkan.
Bicara soal kopi di Indonesia, Yuanita melanjutkan bahwa saat ini permintaan kopi Indonesia di asia dan eropa tetap tinggi.
"Swiss selalu melakukan permintaan kopi luwak, Jepang selalu mengimport kopi jenis longberry dan komasti. Begitu juga Korea akan mulai mengimpot kopi dari Indonesia pada Desember 2024," papar Yuanita.
Selain negara-negara yang disebutkan sebelumnya, eksportir kopi Indonesia, papar Yuanita Rachma juga telah melakukan pengiriman kopi ke negara Jerman, Malaysia, Amerika serikat, Lebanon serta beberapa negara lainnya.
Jika dibandingkan dengan Vietnam sebagai kompetitor penghasil kopi dunia saat ini, Indonesia dimata importir kopi asal eropa dan asia, jelas Yuanita memiliki citra yang lebih baik dari sisi kualitas kopi.
"Saat ini di Vietnam ditemukan zat tertentu di pupuk yang berlebihan pada lahan kopi. Importir saat ini melarang membeli kopi dari Vietnam mengingat di negara-negara pembeli, zat kimianya telah melewati ambang batas," tandas Yuanita.
Adapun kopi Indonesia sendiri relatif lebih aman dikonsumsi masyarakat dunia mengingat lebih natural atau organik proses.
Namun demikian, urai Yuanita , petani kopi Indonesia harus merubah pola lama yang cenderung hanya memanen hasil tanpa memikirkan teknologi bercocok tanam yang baik. (Z-5)
Pertanian regeneratif adalah pengelolaan holistik yang berbeda dengan konsep keberlanjutan (sustainable) biasa.
Racikan kopi Arabika dari dataran tinggi Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, segera menembus panggung internasional.
Industri kedai kopi di Jakarta kian kompetitif seiring menjamurnya konsep visual dan pengalaman ruang yang ditawarkan.
Pameran ini telah masuk dalam agenda belanja, bertukar informasi, meningkatkan keterampilan, hingga berkompetisi para pegiat industri makanan dan minuman hingga pehobi.
Penelitian terbaru mengungkap manfaat kopi yang jauh lebih luas, termasuk potensi sebagai agen antidiabetes.
Kafein dalam dosis tinggi dapat merangsang sistem saraf simpatis, yang berdampak pada meningkatnya detak jantung serta munculnya rasa gelisah
Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong Gerakan Pramuka menjadi kekuatan strategis dalam pembangunan pertanian nasional, khususnya dalam mencetak generasi muda petani.
Petani di berbagai wilayah Provinsi Aceh tengah dilanda keresahan besar pada musim tanam padi rendengan, musim tanam utama yang sangat menentukan produksi pangan tahunan
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved