Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KAWASAN hunian Alam Sutera meluncurkan klaster terbaru mereka yang diberi nama The Gramercy. Mengusung konsep premium klaster yang ditawarkan dengan harga Rp16 miliar ini menyasar konsumen high end.
Sales and Marketing Division Head The Gramercy Alam Sutera Michael Lim menyampaikan, The Gramercy hadir untuk memenuhi kebutuhan pasar akan hunian premium.
“The Gramercy merupakan cluster prestisius terbaru di Alam Sutera dan kita mengembangkan produk ini dengan taste berbeda, desain yang timeless agar konsumen tidak direpotkan lagi melakukan penambahan ruang, renovasi dan lainnya,” jelas Michael Lim.
Baca juga: Ramaikan Demam Budaya Korea, Palli Mart Buka Supermarket A La Korea di Alam Sutera
The Gramercy merupakan sebuah cluster hunian premium (2 lantai) bergaya European Modern.
Dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 7 hektar, klaster ini menawarkan tiga tipe unit, yaitu Alca (12x26 m), Aera (14x26 m) dan Arma (16x26 m). Ketiga tipe unit ini memiliki desain layout yang berbeda, sehingga konsumen bisa menyesuaikan dengan kebutuhannya.
“The Gramercy memiliki jumlah unit yang sangat terbatas dan dipasarkan mulai dari harga Rp16 miliar hingga Rp28 miliar,” kata dia.
Baca juga: Kepemilikan Properti WNA Makin Mudah, Elevee Condominium Sasar Market Ekspatriat
Semua tipe unit di The Gramercy dirancang dengan konsep desain yang kuat dan matang, mulai dari layout ruangan hingga unsur estetikanya. Seperti pada lantai dasar, living room, dining room dan pantry dikemas dengan gaya open floor plan sehingga ruangan menjadi luas dan terbuka. Selain itu, floor to ceiling pada setiap unit rumah cukup tinggi dan bervariasi, mulai dari 3,5 meter hingga 7 meter yang membuat setiap ruangan rumah terlihat menjadi luas dan mewah.
“Setiap rumah memiliki luas bangunan maksimal dengan perencanaan layout yang matang. Contohnya, setiap kamar tidur berukuran sangat luas serta telah dilengkapi dengan kamar mandi dan walk-in closet. Hal ini akan memberikan kenyamanan saat beristirahat dan beraktivitas di dalamnya,” jelas Michael Lim.
Demi menyempurnakan kemewahan tersebut, unit rumah The Gramercy menggunakan material premium seperti lantai marmer berkualitas tinggi dengan varian warna cream dan grey yang membuat rumah menjadi elegan dan istimewa. Sementara sanitary menggunakan Toto Neorest yang dikenal memiliki kualitas tinggi dengan fitur modern yang akan membuat pengalaman tinggal tidak hanya unggul secara fungsional namun kenyamanan yang didapat juga maksimal.
Untuk kusen jendela, The Gramercy menggunakan Italian-designed aluminium yang modern, estetis dan juga sound proof sehingga dapat mengurangi kebisingan dari luar. Tidak hanya itu, The Gramercy juga menggunakan AC sentral untuk semua ruangan di lantai dasar.
The Gramercy dilengkapi dengan sederet fasilitas unggulan, mulai dari club house yang dilengkapi kolam renang berukuran semi olympic size, basketball court, children playground, jogging track, hingga mini lounge. Selanjutnya, kawasan The Gramercy juga menyediakan area terbuka hijau dan asri seluas 1 hektar yang terbagi di beberapa titik sebagai taman.
Untuk lokasi, The Gramercy berada di lokasi sangat strategis, yaitu pada kawasan Green Tunnel yang merupakan kawasan favorit dan asri dengan barisan pepohonan trembesi di pinggir jalan, sehingga memberikan kenyamanan penghuni beraktivitas di bawahnya. Sebagai tambahan, lokasi The Gramercy tepat berseberangan dengan sekolah St. Laurensia, bersebelahan dengan Alam Sutera Sports Center, dan berdekatan dengan pusat perbelanjaan seperti Living World hingga fasilitas kesehatan seperti rumah sakit EMC.
Pertumbuhan dan permintaan pasar hunian premium di Tangerang terus meningkat. Berdasarkan laporan dan riset Marketbeat Greater Jakarta Landed Residential H1 2023 yang dikeluarkan oleh Cushman & Wakefield pada semester I lalu, kawasan Tangerang mendominasi supply rumah baru yaitu sebanyak 51%. Kemudian diikuti oleh Bogor dan Depok sebesar 22%.
Sementara supply rumah baru di Tangerang mencapai 4.445 unit dan segmen kelas atas mendominasi supply rumah baru pada Semester I 2023 sebanyak 34,3%.
Direktur PT Alam Sutera Tbk Lilia Sukotjo mengatakan, The Gramercy sudah dinantikan banyak konsumen kelas atas di Jakarta Barat, Tangerang dan sekitarnya. Hal tersebut, dibuktikan dengan tingginya animo masyarakat terhadap produk ini.
“Saat ini, The Gramercy telah mencetak penjualan lebih dari Rp200 miliaran,” kata Lia.
Lia menjelaskan, The Gramercy menawarkan sebanyak 109 unit pada konsumen. Dari penjualan The Gramercy total revenue yang ditargetkan Alam Sutera adalah sebesar Rp1,7 triliun.
“Kami yakin sebelum akhir 2024 semua sudah sold, Hadirnya show unit The Gramercy di awal November ini tentunya akan memudahkan konsumen mendapatkan ambience yang sesungguhnya.
Lia mengatakan, mayoritas konsumen The Gramercy berasal dari Alam Sutera dan sekitarnya, seperti Jakarta Barat hingga Serpong. Namun, ada pula konsumen yang berasal dari luar kota. Untuk profil konsumennya, sebagian besar adalah pebisnis. Beberapa konsumen yang datang dari luar kota kerap melakukan perjalanan bolak-balik ke Jakarta untuk urusan bisnis mereka.
“Selain membeli untuk rumah pertama, rata-rata konsumen membeli unit rumah ini sebagai rumah kedua atau ketiga. Kami optimis, hingga akhir tahun dapat membukukan penjualan hingga Rp500 miliar,” tutup Lia. (Z-10)
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
The HUD Institute mengingatkan pemerintah bahwa persoalan perumahan nasional tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan proyek semata
The HUD Institute meninjau perencanaan kota mandiri di tengah dorongan pembangunan perumahan dan menyoroti pentingnya integrasi tata ruang regional.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Kita harus memastikan rumah yang dibangun aman dan berkelanjutan.
Backlog kepemilikan rumah mencapai 9,87 juta unit. Beberapa sumber lain bahkan menyebutkan angka hingga 10,9 juta atau 15 juta unit,
Saat ini, Sambal Bakar Indonesia telah memiliki kurang lebih 2.000 karyawan di seluruh Indonesia dan akan terus menambah tenaga kerja seiring ekspansi dua tahun mendatang.
Alam Sutera menutup penghujung 2025 dengan membuat gebrakan baru melalui peluncuran Domain, Business Suites pertama yang hadir di tengah kawasan strategis downtown Alam Sutera.
Jakarta Premium Outlets diharapkan menjadi ikon pusat belanja di Tangerang dan di Jakarta.
Elevee Condominium akan memakai material double glass agar lebih ramah lingkungan. Selain itu, ceiling-nya lebih tinggi dari tower pertama dan kedua
Tidak hanya menikmati kuliner, pengunjung juga dimanjakan lantunan musik keroncong yang hadir di setiap hari Rabu dan Minggu malam selama periode berlangsung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved