Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KONDISI gonjang-ganjing politik di Indonesia berdampak pada melemahnya nilai tukar (kurs) rupiah. Sore ini, Senin (23/10), mata uang rupiah ditutup melemah 61 poin menjadi Rp15.933 per AS dolar. Ini respons pengusaha.
Ketua Hubungan Antar Lembaga Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sarman Simanjorang mendorong elite politik untuk menjaga situasi politik secara kondusif usai pengumuman calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Pemilu 2024 yang menyorot perhatian publik.
"Para investor berharap proses pemilu kita ini berjalan dengan aman, kondusif, tidak gaduh di masyarakat karena gesekan ini akan mengganggu aktivitas bisnis perdagangan kita," ujar Sarman saat dihubungi Media Indonesia.
Baca juga : Mengapa Rupiah Rentan Tertekan Isu Apapun? Ini Alasannya
Menurutnya saat kondisi politik berjalan stabil, para investor tidak akan khawatir masuk ke RI dan menanamkan modalnya di Tanah Air meski di tahun politik.
"Bukan hanya investor yang masuk dan tetap bertahan, tapi calon investor pun tidak ragu berinvestasi di Indonesia dengan melihat situasi politik yang kondusif," ucapnya.
Baca juga : Konflik di Timur Tengah Sebabkan Rupiah masih akan Melemah Sepekan Ke Depan
Sarman meminta kepada timses capres dan cawapres Pemilu 2024 untuk menonjolkan visi dan misi dari pasangan calon pemimpin Indonesia dengan mengutarakan gagasan ke publik guna menjaga kestabilan politik dalam negeri.
"Kepada timses capres cawapres seharusnya mengedepankan visi dan misi, apa saja program yang mampu menjawab tantangan ekonomi ke depan. Sehingga, kampanye akan berjalan aman," imbuhnya.
Sarman menambahkan selain situasi dalam negeri, kondisi global juga turut memberikan andil nilai tukar rupiah. Seperti perang Rusia-Ukraina yang terus berlangsung dan memanasnya konflik Hamas dan Israel. (Z-4)
EKONOM Indef Rizal Taufikurahman, menilai probabilitas pelemahan rupiah di awal perdagangan cukup tinggi seiring meningkatnya konflik Iran-Israel dan Amerika Serikat.
Mata uang rupiah ditutup melemah ke 16.787 per dolar AS (27/2). Ketegangan Iran-AS dan tarif panel surya 104% jadi pemicu utama. Simak ulasan lengkapnya.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu tercatat melemah 19 poin atau sekitar 0,11% ke level Rp16.848 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu 25 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.848. Ketidakpastian global menjadi pemicu utama.
Nilai tukar rupiah melemah ke 16.829 per dolar AS pada 24 Februari 2026. Simak analisis penyebab tekanan eksternal dan proyeksi suku bunga The Fed di sini.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah pada Selasa pagi (24/2/2026) melemah 10 poin ke level Rp16.835 per dolar AS. Simak analisis penyebab pelemahan rupiah hari ini.
Harga emas di Indonesia masih bergerak tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global, didorong oleh meningkatnya permintaan investor dan aksi akumulasi emas oleh bank sentral
Pemerintah Venezuela menerima dana sebesar US$300 juta (sekitar Rp5,0 triliun) dari hasil penjualan minyak mentah yang dikelola oleh Amerika Serikat.
Perlu diingat bahwa nilai tukar mata uang selalu berfluktuasi, sehingga penting untuk memeriksa kurs terkini saat Anda ingin melakukan transaksi.
Peneliti Senior CORE Indonesia Etika Karyani menyebut, apabila Donald Trump memenangi pemilihan presiden di AS, dampaknya terhadap indeks dolar Amerika Serikat (AS) tidak akan signifikan
Kondisi fundamental Bank Mandiri berada dalam keadaan sehat dengan tingkat pemodalan yang kuat yang dapat menjadi buffer apabila ada shock terhadap perekonomian dan pasar keuangan.
"Tidak heran apabila rupiah akan dibuka melemah tajam pada Senin ini, mengingat dolar AS sangat kuat dalam sepekan terakhir," ujarnya, kemarin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved