Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) telah melakukan akuisisi 54 menara milik PT XL Axiata Tbk (EXCL). Penandatanganan jual beli menara telah dilakukan pada Senin (25/9).
Kedua pihak juga menyepakati kontrak sewa (lease back) sebanyak 53 menara sedangkan 1 menara lagi yang tidak termasuk dalam lease back dihuni oleh operator lain.
“Perseroan telah menyelesaikan transaksi pembelian 54 menara telekomunikasi dengan 63 tenant atau tenancy ratio 1.16x. Selanjutnya MTEL juga menyepakati untuk menyewakan kembali atas 53 menara telekomunikasi kepada PT XL Axiata Tbk. Nilai transaksi total sebesar Rp. 36.624.000.000,” kata Direktur Investasi Hendra Purnama yang merangkap Sekretaris Perusahaan dalam keterangannya, Rabu (27/9).
Baca juga: XL Axiata Luncurkan e-SIM
Menara yang menjadi objek dari transaksi MTEL dan EXCL ini tersebar merata di seluruh Indonesia. Mulai dari Sumatera Bagian Tengah, Sumatera Bagian Selatan, Jawa Barat, Jakarta, Bogor. Bali dan Nusa Tenggara hingga Kalimantan dan Sulawesi.
“Kami selalu meyakini potensi pertumbuhan ekonomi di luar pulau Jawa dan kontribusinya yang menjanjikan terhadap perekonomian nasional. Akuisisi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam membantu mitra strategis kami dari industri operator telekomunikasi untuk melakukan ekspansi dengan bisnis model yang lebih efisien,” kata Hendra.
Baca juga: 0857 Kartu Apa? Cek Kode Prefix Operator Seluler Indosat
Selain mengumumkan pembelian menara milik EXCL, Hendra juga menyampaikan bahwa Perseroan telah mengakuisisi 51 Menara milik dua perusahaan lainnya. Penandatangan jual beli telah dilaksanakan pada akhir pekan lalu, Jumat (22/9).
Seluruh menara tersebut berada di Bali dan Jakarta Bogor. Dari pembelian 51 menara ini, MTEL mendapatkan 79 tenant baru. Artinya, tenancy ratio dari 51 menara baru ini adalah sebesar 1,55x.
“Kami meyakini divestasi aset menara dan fiber optik milik operator telekomunikasi akan terus berlangsung. Ini merupakan langkah strategis industri telekomunikasi untuk mencapai pertumbuhan secara cepat, efisien dan efektif. Mitratel selalu siap menjadi mitra strategis mereka untuk meraih pertumbuhan berkelanjutan secara bersama sama,” kata Hendra. (Z-6)
BTS merilis teaser MV Lagu 2.0 dengan nuansa film Oldboy, menandai era baru penuh transformasi. Visual gelap dan konsep unik langsung mencuri perhatian.
Track instrumental No. 29 dari album ARIRANG BTS debut di Billboard Korea Hot 100, jadi sorotan karena tanpa lirik dan mengangkat budaya Korea.
BTS kembali mencetak sejarah dengan Album Arirang dan Lagu Swim yang menempati posisi No.1 Billboard. Grup ini berharap musiknya memberi keberanian bagi dunia.
BTS kembali mengguncang dunia musik. Lagu Swim debut No.1 Billboard, 13 lagu masuk Hot 100, dan album Arirang langsung kuasai chart global.
Netflix merilis dokumenter BTS bertajuk The RETURN yang mengulas perjalanan comeback hingga sisi personal, memperluas jangkauan K-pop ke audiens global.
V BTS mengenang fan meeting pertama yang hanya dihadiri 25 orang, mengungkap perjalanan dari awal sepi hingga menjadi fenomena global berkat ARMY.
MEMASUKI paruh kedua 2025, tanda-tanda perlambatan ekonomi di Indonesia semakin nyata.
CEO: Nahkoda bisnis! Pahami peran krusial, tanggung jawab, dan dampaknya dalam memajukan perusahaan di era kompetitif.
CEO: Nahkoda perusahaan! Pahami tugas, tanggung jawab, dan peran vitalnya dalam memajukan bisnis. Pelajari selengkapnya!
Owner adalah nahkoda bisnis! Pelajari peran krusial, tanggung jawab, dan strategi sukses menjadi pemilik bisnis yang handal.
Rencana IPO ini merupakan bagian dari strategi ekspansi AKA Creative ke Pasar Regional.
Tren positif merupakan hasil dari berbagai inisiasi yang dilakukan tidak hanya pada sisi marketing saja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved