Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno optimistis penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-43 di Jakarta akan berdampak positif bagi perekonomian Ibu Kota. Dia meyakini dampak itu akan dirasakan pula oleh sektor kepariwisataan dan kreatif di sekitar Jakarta.
Hal itu ia ungkapkan saat mengunjungi media center di Jakarta Convention Center Senayan, Jakarta, Rabu (6/9).
"ASEAN ini akan memiliki dampak yang sama (dengan KTT G-20) walaupun dari jumlah negara-negara yang bergabung di ASEAN itu lebih sedikit. Tapi negara-negara mitra dialog seperti Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, India, juga Amerika, Kanada, hadir di sini tentunya dengan delegasinya sendiri, dan ini sedang kita hitung dengan baik," ujar Sandiaga.
Baca juga : Menparekraf Dukung Pelaksanaan Pekan Ekonomi Kreatif ASEAN di Jakarta
Meski diperkirakan tak akan menembus hingga US$500 juta seperti KTT G-20, dia meyakini dampak perekonomian terhadap wilayah terkait akan terasa. Salah satu yang paling mencolok ialah tingkat okupansi hotel di sekitaran Senayan yang terisi penuh selama penyelenggaraan KTT.
Tingkat keterisian kamar hotel yang membludak di jantung Jakarta itu diyakini memiliki dampak berganda ke sektor-sektor terkait di bawahnya. Selain di Jakarta, lanjut Sandiaga, sejumlah delegasi dari negara anggota ASEAN dan tamu undangan juga berencana memperpanjang masa tinggal di Indonesia.
Baca juga : Bertemu Kamala Harris, Jokowi Bahas Soal Perekonomian Ramah Lingkungan
"Ada yang memperpanjang (kunjungan) ke Bali, ada juga yang ke Labuan Bajo. Kemarin saya berbicara sama profesor Klaus Schwab dari World Economic Forum, dia berencana akan ke Labuan Bajo," tutur Sandiaga.
"Jadi ini harapannya memang begitu, mereka tidak hanya ke Jakarta tapi juga memperpanjang kunjungannya dengan mendatangi destinasi-destinasi wisata lainnya," tambah dia. (Z-5)
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
HADIRKAN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gerakan Mahasiswa Wirausaha (Gemawira) dan Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) menggelar Workshop.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Bank Infaq Amanah Banyumanik menggelar Workshop Baking Pizza dan Wingko Singkong bertajuk 'Berkah Melimpah Inovasi Komoditas Lokal'.
GUNA membuka lapangan kerja bagi para ibu, Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE Forever kembali menggelar pelatihan pengolahan kuliner populer, yakni nugget dan dimsum mentai.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Relawan Kamie Muda Aceh menyalurkan sembako di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada 5–6 Januari 2026.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) menggelar bazar sembako murah serba Rp10.000 untuk meringankan beban warga terdampak bencana di Sumatra Barat.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved