Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) mencatatkan pertumbuhan kinerja reksa dana unggulannya yaitu Balanced Regular Income Fund (BRIF).
Dalam release yang disampaikan kepada media, reksadana besutan BRI-MI ini, sampai dengan 21 Agustus 2023 mencatatkan Dana Kelolaan (AUM) di atas Rp2 Triliun dengan pertumbuhan AUM sebesar 1.820%.
Catatan nilai AUM ini menunjukkan tren pertumbuhan positif reksa dana BRIF dalam beberapa waktu terakhir. Sebagai catatan, di posisi 19 Desember 2022 AUM dari produk Reksa Dana andalan BRI-MI ini berada di posisi sebesar Rp105,3 Miliar, dan dalam 6 bulan berikutnya mengalami pertumbuhan AUM sebesar 1.080% atau memiliki dana kelolaan sebesar Rp1.24 Triliun.
Baca juga : Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered untuk Distribusikan Produk Investasi
Chief Investment Officer (CIO) PT BRI Manajemen Investasi Herman Tjahjadi mengatakan, pencapaian itu menjadi bukti nyata Produk BRI-MI khususnya Danareksa Balanced Regular Income Fund (BRIF) tetap menjadi pilihan Reksa Dana yang menarik bagi masyarakat investor.
"Terkait produk reksadana, BRI-MI selalu proaktif mendengarkan dan peka atas kebutuhan para nasabah dan calon investor pada umumnya," katanya.
Baca juga : STAR Asset Management Luncurkan Reksa Dana Indeks STAR Infobank15
Dikutip dari Infovesta, kinerja produk Reksa Dana Danareksa Balanced Regular Income Fund (BRIF), secara YTD hingga per 21 Agustus 2023, total return dana untuk Reksa Dana Danareksa Balanced Regular Income Fund (BRIF) mencapai 3,99%
Kinerja Reksa Dana tersebut lebih baik dibandingkan dengan rata-rata kinerja Reksa Dana Campuran di Industri yang tergabung dalam Infovesta Balanced Fund Index yang tercatat sebesar 2,18%.
Reksa dana yang diluncurkan pertama kali pada 1 Juli 2019 ini, memiliki daya tarik tersendiri yaitu melalui strategi memaksimalkan komposisi investasi pada Instrumen Obligasi, dengan menekankan pada Obligasi yang memberikan deviden setiap bulan.
Hal itu bertujuan untuk memberikan imbal hasil dalam bentuk dividen secara berkala. Produk Reksa Dana Danareksa Balanced Regular Income Fund (BRIF) ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan reksadana campuran pada umumnya yang mengalokasikan dana ke berbagai jenis instrumen investasi, seperti saham, obligasi, dan instrumen pasar uang.
Herman menambahkan, manfaat utama yang ditawarkan Danareksa Balanced Regular Income Fund (BRIF) berupa dividen setiap bulannya dan sebagai diversifikasi investasi.
"Diharapkan dengan adanya potensi penurunan suku bunga, Danareksa Balanced Regular Income Fund (BRIF) yang banyak berinvestasi pada Instrumen Surat Utang mampu memberikan kinerja yang lebih baik dari sisi Nilai Aktiva Bersih sampai dengan akhir tahun 2023”, tambahnya.
Herman mengaku optimistis kinerja positif produk BRIF BRI-MI akan terus berlanjut. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor positif diantaranya dari sisi domestik makroekonomi Indonesia dengan Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2024 tetap berada di kisaran sekitar 5%.
"Stabilitas inflasi diperkirakan dipertahankan dalam rentang 1,5 hingga 3,5%, seiring peningkatan kinerja tim pengendali inflasi di tingkat pusat dan daerah, serta suku bunga Indonesia untuk Surat Berharga Negara (SBN) dengan tenor 10 tahun diproyeksikan menguat menjadi 6%," tutup Herman. (Z-5)
PT Maybank Asset Management Indonesia (PT MAM), perusahaan manajer investasi yang merupakan bagian dari Maybank Group, meluncurkan tiga produk reksa dana baru.
PT MAM, perusahaan manajer investasi yang merupakan bagian dari Maybank Group, meluncurkan tiga produk reksa dana baru yang akan dipasarkan melalui PT Bank Maybank Indonesia Tbk.
DI tengah dinamika pasar global dan domestik yang tidak menentu, investor dihadapkan pada tantangan untuk menjaga keseimbangan antara risiko dan peluang.
OJK bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi mengintegrasikan sistem perizinan dan pendaftaran reksa dana untuk meningkatkan efisiensi administrasi di pasar modal.
Indonesia berada di ambang peluncuran instrumen investasi syariah baru yang diprediksi mengubah lanskap ekosistem emas nasional: Reksa Dana Bursa (RDB) Emas Syariah perdana.
STAR Asset Management (STAR AM) resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Bank Sinarmas terkait penyediaan fasilitas kredit bagi produk Reksa Dana STAR Stable Income Fund.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pasar saham akan dibayangi sentimen risk off. Hal itu menyusul memburuknya situasi geopolitik di Timur Tengah pascaserangan terkoordinasi AS-Israel terhadap Iran.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Ketidaksinkronan antara data administratif dan realitas pasar ini menjadi salah satu alasan mengapa lembaga internasional mulai mempertanyakan kredibilitas tata kelola ekonomi nasional.
Jumlah investor pasar modal mencapai 20 juta pada akhir 2025, hanya 5% dari total penduduk Indonesia.
PRESIDEN Prabowo Subianto bertemu dengan petinggi perusahaan global di Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat. Dalam pertemuan itu Indonesia memperkuat sistem investasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved