Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan momentum 17 Agustus 1945 adalah tonggak awal Indonesia merdeka dan bebas dari ketertindasan, keterpurukan, kemiskinan, dan ketidakberdayaan dalam setiap aspek ekonomi, sosial, budaya, dan politik.
Ia menambahkan, 17 Agustus 1945 adalah momentum, spirit kejuangan untuk terus bangkit dan menata menuju bangsa yang lebih maju, lebih Makmur, kuat dan mandiri.
“Salah satu tujuan kita merdeka adalah lepas dari seluruh kemiskinan, ketertinggalan dan menjadi negara dengan ekonomi yang kuat, masyarakat dan penduduk yang mandiri, kokoh, yang makmur dan sejahtera," ucap ujar pria yang kerap disapa Gus Imin tersebut pada Kamis (17/8).
Baca juga: Bangun Desa Wisata dengan Perencanaan yang Matang
"Agar kemerdekaan ini benar-benar terwujud nyata dalam kehidupan nasional, dan kehidupan bangsa kita, maka bangsa Indonesia harus menjadi bangsa yang makmur,” ujar Gus Imin.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menjelaskan salah satu cara mewujudkan kemerdekaan menuju bangsa yang makmur adalah kita meletakkan desa sebagai bagian utama dalam pembangunan nasional.
Baca juga: Rugikan Negara Rp1,7 Miliar, Mantan Kades Pulau Borang Divonis 6 Tahun Penjara
Oleh karena, menurut Gus Imin, desa lah yang menjadi tumpuan masyarakat yang paling banyak. Desa, dengan seluruh potensi alam dan seluruh potensi kekuatan ekonomi, merupakan sumber daya yang akan mengelola maka desa harus menjadi gerbang utama menuju kemerdekaan yang Makmur dan sejahtera.
Baca juga: Pembangunan Desa Jadi Prioritas Pemerintah untuk Cegah Urbanisasi
“Pembangunan desa adalah menuju Indonesia yang maju, desa yang maju adalah bagian utama dari tujuan kita merdeka. Spirit kemerdekaan kita wujudkan dalam pembangunan desa yang sungguh-sungguh. Desa Makmur, Indonesia Makmur. Desa yang maju, ekonomi bangsa maju. Itulah hakikat Indonesia Merdeka," paparnya.
"Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia ke-78. Dirgahayu Bangsa Indonesia. Majulah desaku, majulah bangsaku,” tutup Pimpinan DPR Bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) ini. (RO/S-4)
Pemilihan Kabupaten Tuban didasari oleh karakteristik wilayah pesisir utara Jawa yang memiliki ketergantungan tinggi pada sektor pertanian dan perikanan.
pemberdayaan desa melalui empat pilar pembangunan berkelanjutan, melibatkan generasi muda, komunitas lokal, dan program Desa Sejahtera
Antusiasme kepala daerah dalam pembentukan Posbankum sangat tinggi.
Pemkab Bekasi mengeklaim telah melakukan pengawasan ketat, mulai dari pengadaan bahan baku hingga proses pengolahan di dapur SPPG.
Penghargaan tertinggi ini diberikan kepada desa-desa yang sukses menyajikan pengalaman autentik sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di tingkat lokal.
Kapasitas pemerintah desa dalam mengelola anggaran masih jauh dari standar akuntabilitas yang dibutuhkan.
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Salah satu dari empat tokoh tersebut berasal dari Indonesia adalah Marine Novita (Co-founder MilikiRumah)
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved