Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
INFLASI utama Pakistan mereda dua bulan berturut-turut. Namun, kenaikan harga bahan bakar yang diumumkan semalam dapat melihat kenaikan baru di Agustus.
Inflasi tahun ke tahun pada Juli mencapai 28,3% dibandingkan dengan 29,4% di Juni. Ini dikatakan Biro Statistik dalam laporan bulanannya.
Harga pangan sebagai faktor pendorong. Harga naik 3,5% bulan ke bulan.
Baca juga: Dibantu IMF, Inflasi Pakistan Turun Pertama Kali dalam Tujuh Bulan
Inflasi mencapai rekor 38% pada Mei. Namun bank sentral mempertahankan suku bunga utama sebesar 22% dalam upaya menstabilkan harga.
Salah urus keuangan selama bertahun-tahun telah mendorong ekonomi Pakistan hingga batasnya. Ini diperburuk oleh pandemi covid-19, krisis energi global, dan rekor banjir yang menenggelamkan sepertiga negara itu tahun lalu.
Baca juga: Pfizer Pangkas Prospek Pendapatan 2023 karena Laba Turun
Namun Islamabad mencapai kesepakatan siaga US$3 miliar dengan Dana Moneter Internasional bulan lalu yang dapat memberikan bantuan sementara untuk utang luar negeri yang menggelembung.
Kesepakatan itu memaksa pemerintah untuk menghapus berbagai subsidi yang membantu orang miskin. Namun penaikan harga bahan bakar sebagian besar sejalan dengan kenaikan minyak secara global. (AFP/Z-2)
BPS juga menyoroti bahwa Februari 2026 bertepatan dengan momen Ramadan. Berdasarkan historis lima tahun terakhir, inflasi selalu terjadi saat Ramadan dengan besaran yang berfluktuasi.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
Harga cabai rawit merah melonjak drastis dari Rp100.000 menjadi Rp140.000 per kilogram. Selain karena permintaan, faktor cuaca juga berpengaruh besar.
Cuaca buruk yang terjadi beberapa bulan terakhir cukup memengaruhi produksi yang berdampak berkurangnya pasokan. Di sisi lain, permintaan masyarakat cenderung meningkat.
Berdasarkan pantauan di Pasar Gedhe Klaten pada Minggu (22/2), harga cabai rawit merah di tingkat pedagang eceran telah mencapai Rp110.000 per kilogram.
Cabai besar keriting dijual seharga Rp70.000 per kilogram dari harga sebelumnya yang hanya Rp45.000 per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved