Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PITCHING adalah kegiatan menyajikan atau mengungkapkan gagasan bisnis kepada pihak-pihak yang berpotensi dengan tujuan tertentu. Gagasan bisnis yang disajikan dapat beragam, termasuk ide produk yang akan dijual, rencana bisnis startup, atau rencana bisnis lainnya. Tujuan dari pitching juga bervariasi, seperti untuk mendapatkan pendanaan, menarik pelanggan, dan sebagainya.
Umumnya, target dari pitching adalah investor, atasan, CEO, atau mitra yang berpotensi. Melalui pitching, Anda ingin meyakinkan pihak-pihak tersebut bahwa gagasan Anda layak diwujudkan, didukung, dan didanai.
Mempresentasikan ide kepada orang lain untuk mendapatkan dukungan dan pendanaan bukanlah tugas yang mudah. Tidak hanya sekadar melakukan presentasi, Anda juga harus dapat berkomunikasi dengan baik dan persuasif. Inilah mengapa pitching bisa menjadi hal yang kompleks.
Baca juga : Bangun IKN, WSBP Suplai Proyek Jalan Sumbu Kebangsaan
Anda harus melalui berbagai tahapan agar pitching yang dilakukan berhasil. Misalnya, melakukan riset, mengumpulkan data atau referensi yang relevan sebelumnya, dan menyusun strategi presentasi yang menarik. Selain itu, juga penting untuk menyampaikan visi dan misi Anda sehingga investor dan pihak terkait yakin bahwa mereka harus mendukung Anda sepenuhnya.
1. Mengenal Audiens dengan Baik
Sebelum melakukan pitching, penting untuk melakukan riset terlebih dahulu agar mengetahui apa yang ingin disampaikan dan siapa audiensnya.
Baca juga : Luncurkan Anagata di Bali, Eazy Property Hadirkan Peluang Bisnis untuk Masyarakat
Menurut artikel Harvard Business School, ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang audiens, termasuk bidang fokus investasi mereka, tahap investasi mereka, dan rekam jejak mereka.
2. Persiapkan Pitch Deck dengan Baik
Pitch deck adalah presentasi slide yang berisi deskripsi bisnis, ide, dan potensi bisnis yang akan dijalankan.
Baca juga : 10 Cara Mendapatkan Uang dari Facebook
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pitch deck meliputi informasi dasar tentang bisnis, permasalahan dan solusinya, peluang pasar, rincian produk, dan rincian biaya yang diperlukan untuk mengembangkan bisnis.
3. Jelaskan Produk dan Layanan secara Detail
Saat melakukan pitching, penting untuk menjelaskan produk dan layanan dengan detail. Hal ini akan memberikan gambaran tentang potensi keuntungan yang dapat diperoleh dari produk tersebut.
Baca juga : Tingkatkan Kepuasan Pelanggaran, Lotte Mart Lakukan Grand Re-Launching
4. Jelaskan Detail dan Peluang Bisnis
Selain produk dan layanan, penting juga untuk menjelaskan detail dan peluang bisnis. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjelaskan detail bisnis meliputi target pasar, strategi untuk menarik dan mempertahankan pelanggan, pesaing bisnis, dan modal yang diperlukan untuk menjalankan bisnis.
5. Presentasikan dengan Baik
Baca juga : UMKM Binaan BNI Berhasil Ekspor Produk ke Italia
Seluruh persiapan yang telah dilakukan akan sia-sia jika tidak dapat dipresentasikan dengan baik. Sebelum melakukan presentasi, pastikan untuk mengatur waktu dengan baik. Untuk efektivitas, presentasi dapat dibagi menjadi beberapa poin agar tidak terburu-buru. (Z-1)
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
KEBUTUHAN efisiensi operasional dan konsistensi proses kerja di industri food & beverage (F&B) semakin meningkat seiring dengan bertambah outlet dan kompleksitas bisnis.
Hasil pemantauan ICW menunjukkan proyek bernilai triliunan rupiah ini sarat ketidaksesuaian dengan aturan dan berpotensi menimbulkan praktik korupsi.
KPK menduga dana yang disiapkan untuk menyuap mencapai Rp46 miliar
Tessa menerangkan dugaan korupsi tersebut diduga terjadi pada proyek-proyek di Divisi Engineering, Procurement and Construction (EPC) PT PP tahun 2022-2023.
Dugaan rasuah ini terjadi pada 2022 sampai dengan 2023. KPK menyebut kasusnya berkaitan dengan kerugian negara.
Proyek LRT Jakarta Fase 1B dikerjakan dari dua sisi yakni dari zona Velodrome-Pramuka dan zona Manggarai-Pramuka.
Pemberlakuan rekayasa lalu lintas di sejumlah jalan termasuk Jalan MH Thamrin mulai 21 September 2024 hingga 28 Februari 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved