Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ke level 6.681,75 pada perdagangan Selasa (4/7), melemah 14,96 poin atau 0,22%.
Total transaksi yang dilakukan selama perdagangan hari ini sebanyak Rp7,82 triliun dengan jumlah saham sebanyak 17,25 miliar saham.
Terpantau, sebanyak 313 saham menguat, 233 terkoreksi, dan 191 saham lainnya stagnan.
Baca juga: IHSG Diperkirakan Bergerak Variatif
Pelemahan IHSG di penutupan perdagangan ini dipicu oleh pelemahan tiga dari sebelas indeks sektoral.
Pelemahan terdalam dipimpin oleh saham sektor properti yaitu minus 0,44 persen. Kemudian saham sektor teknologi minus 0,27% dan saham sektor material dasar yang minus 0,06%.
Baca juga: IHSG Sore Ditutup di Zona Hijau
Sementara tiga besar sektor saham yang mengalami penguatan adalah saham sektor konsumer siklikal yaitu naik 0,90%, sektor konsumer non siklikal naik 0,70%, dan sektor transportasi naik 0,81%. (Medcom/Z-6)
Memasuki awal 2026, lanskap ekonomi global menunjukkan tanda-tanda stabilisasi yang lebih nyata dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
IHSG hari ini 22 Januari 2026 dibuka menguat 0,46% ke level 9.052,17. Simak data pembukaan pasar, sentimen global Trump-Greenland, dan kurs Rupiah.
Bursa kembali memperketat pengawasan pasar. Pada perdagangan Rabu (21/1), sebanyak enam saham emiten resmi masuk daftar papan pemantauan khusus
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus terhenti sejenak pada pembukaan perdagangan Rabu, 21 Januari 2026.
IHSG hari ini 20 Januari 2026 cetak rekor baru di 9.169 sebelum berfluktuasi. Cek saham top gainers ZATA, ELIT & analisis dampak Rupiah Rp17.000.
PT OCBC Sekuritas Indonesia bersama PT Inovasi Finansial Teknologi resmi menjalin kemitraan strategis untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved