Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
Jakarta Fair Kemayoran menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Mereka berkesempatan meraup penghasilan melimpah dari ajang pameran tahunan terbesar se-Asia Tenggara itu.
Ishak Yahya adalah salah satu dari mereka. Pedagang yang memiliki jenama Kerak Telor Bang Ishak itu menyebut Jakarta Fair sebagai lebarannya pelaku UMKM di ibu kota. Bagaimana tidak, pendapatan di event tersebut bisa dua kali lipat dari pendapatan saat berjualan pada hari biasa.
Sudah dua pekan ia berdagang di JFK. Hasilnya pun luar biasa. Ia mengaku mengantongi rata-rata Rp3 juta per hari.
Baca juga: Telur Asin Jadi Penyelamat Abdul Latif Pascakrisis Moneter
“Ini sudah jalan dua minggu. Per hari biasanya habis 100 porsi. Untuk telur ayam harganya Rp30ribu per porsi dan telur bebek Rp35 ribu per porsi,” ujar Ishak di Jakarta, Minggu (25/6).
Karena begitu besarnya permintaan setiap hari, ia tidak bisa sendirian menjaga lapak dagangannya di Jakarta Fair. Ia mengaku harus mengajak anak atau saudaranya. Tiap-tiap dari mereka memiliki tugas masing-masing.
Baca juga: Menggalakkan Digitalisasi Melalui Agen BRILink
“Ada yang memasak. Ada yang membungkus. Kadang memasak sekaligus dua. Kalau kondisi ramai, itu terus-menerus,” tuturnya.
Ishak merupakan salah satu mitra UMKM binaan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Dengan adanya pendampingan dari perseroan, baik dari segi pelatihan, permodalan sampai pemasaran, Ishak mampu menjadi wirausaha dengan penghasilan yang besar setiap bulannya. Ia bahkan mampu melebarkan sayap dengan menyediakan produk-produk lain seperti tauge goreng dan es selendang mayang.
Ishak juga menjadi salah satu mitra UMKM yang sudah fasih dengan digitalisasi. Itu terlihat dari kesigapannya dalam menyediakan beragam metode pembayaran, yakni tunai dan nontunai. (Z-11)
PENELITI Indef mengatakan, kebijakan work from home (WFH) berpotensi membantu efisiensi anggaran pemerintah dan perusahaan, tetapi berisiko menghambat perekonomian.
SEKRETARIAT Wakil Presiden (Setwapres) mendorong adanya standarisasi indikator "naik kelas" bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang dikelola oleh perempuan.
SOLUSI pendanaan cepat melalui GrabModal by OVO Finansial telah hadir sebagai dukungan nyata bagi mitra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan tingginya aktivitas digital selama Ramadan 2026 untuk meningkatkan promosi dan penjualan melalui platform TikTok.
Laporan IMF Article IV 2026 mencatat UMKM Indonesia menghadapi biaya pinjaman jauh lebih tinggi dan prosedur aplikasi pinjaman lebih kompleks daripada negara-negara serupa.
Kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali.
Komitmen dalam membangun UMKM ini sejalan dengan misi besar perusahaan untuk memperkuat jaringan distribusi makanan yang kuat di seluruh Indonesia.
Pertemuan ke-8 IGE FfD secara khusus soroti tingginya biaya pendanaan pembangunan yang menjadi tantanga pencapaian SDGs.
Hanny Widiarti, pemilik usaha kuliner mengaku sangat terbantu dengan kehadiran LinkUMKM.
Kata Teten, kampus diajak bekerja sama sebagai upaya untuk menjadikan civitas akademika ini sebagai pabrik wirausaha guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Beragam produk UMKM yang label dan kemasannya sudah naik kelas pada event IdeaFest 2024 yang digelar di Jakarta Convention Centre (JCC)
Kehadiran Tamado Pos ini tidak lepas dukungan penuh dari Trans Digital Cemerlang (TDC) sebagai solusi kasir paling sederhana dan gratis untuk UMKM di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved