Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
STAF Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga membantah isu operasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) molor hingga tahun depan. Ia menegaskan kereta cepat pertama di Asia Tenggara itu bakal beroperasi komersial di tahun ini.
Untuk masa pengenalan ke masyarakat atau soft launching KCJB dimulai Agustus hingga September 2023 secara gratis. Di Oktober, kereta cepat akan dikenakan tarif sekitar Rp300 ribuan untuk jarak terjauh dari Stasiun KCJB Halim, Jakarta, hingga Stasiun Tegalluar, Bandung.
"Dalam waktu dekat kereta itu akan dioperasionalkan. Jadi kalau ada media luar yang mengatakan terlambat, itu berarti hoaks," ujar Arya saat ditemui di Stasiun KCJB Tegalluar, Minggu (25/6).
Baca juga: Melesat di Kecepatan 320 Km per Jam, Kereta Cepat Minim Guncangan
Ia menegaskan Kementerian BUMN dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) memastikan agar proyek KCJB yang merupakan proyek strategis nasional (PSN) selesai sesuai target perencanaan pembangunan. Proyek KCJB pertama kali mulai dikerjakan pada Januari 2016.
"Apa yang dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Thohir adalah meminta langkah yang cepat agar proyek strategis nasional ini selesai dengan baik. Tentu, Pak Luhut Binsar (Menko Marves) juga mempunyai peran besar untuk mengkoordinasi proyek ini," jelas Arya.
Baca juga: Infrastruktur Kereta Cepat Rampung 92%, Mampu Tempuh Kecepatan hingga 350km/jam
Selama pengenalan operasi KCJB ke masyarakat, tidak akan dikenakan tarif alias gratis. Arya menerangkan terkait tata cara dan skema bagi masyarakat yang ingin mencoba menggunakan kereta cepat, masih dalam pembahasan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) selaku operator proyek tersebut.
Masyarakat terdampak dari pembangunan KCJB akan menjadi prioritas untuk dilibatkan dalam perjalanan perdana KCJB bagi publik.
"Skemanya itu nanti apakah dibuka semua atau tertentu saja, belum diputuskan, termasuk dari pemesanan tiket melalui online atau tidak," kata Arya. (Ins/Z-7)
Tidak perlu adanya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun yang saat ini diusulkan diubah menjadi Lembaga BUMN setelah adanya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Regulasi telah membagi peran antara Kementerian BUMN dan Danantara, namun praktik di lapangan justru memunculkan kebingungan arah kebijakan.
Pembentukan Danantara memantik wacana penghapusan Kementerian BUMN. Jika benar terjadi, kementerian ini akan “turun status” menjadi badan, sebuah langkah yang diperkirakan mengubah peta pengawasan sekaligus arah bisnis perusahaan pelat merah.
Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Toto Pranoto menanggapi kemungkinan Kementerian BUMN diturunkan statusnya menjadi badan.
Pemerintah memberi sinyal bakal mengubah status Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi badan.
Isu pembubaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ada juga wacana peleburan Kementerian BUMN ke BPI Danantara.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, mengharapkan dukungan dari seluruh elemen sepak bola nasional usai PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia.
Jakarta, Herdman menyampaikan pandangannya. Ia melihat tekanan menjadi pelatih timnas Indonesia bukan sebagai masalah besar, melainkan sebagai sebuah keistimewaan.
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved