Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menilai pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Realisasi Investasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara tidak akan efektif. Pasalnya, Satgas hanya berfungsi dalam jangka pendek, sementara penyelesaian investasi di IKN membutuhkan waktu yang cukup lama.
"Satgas pun tidak akan bisa menyelesaikan masalah ini dalam jangka pendek. Misal, ada lahan yang masih dikuasai perusahaan, maka pemerintah harus menganggarkan pembebasan terlebih dulu. Kalau tidak ada jaminan itu, maka lahan itu akan sulit. Menurut saya Satgas tidak akan bisa menangani itu, karena dia ad hoc," ujarnya saat dihubungi, Selasa (16/5).
Tauhid menambahkan, Otorita IKN yang telah dibentuk sedianya telah mencakup unsur yang meliputi pengurusan investasi. Optimalisasi badan itu dinilai lebih tepat ketimbang membentuk Satgas.
Baca juga: Luhut Ditunjuk Pimpin Satgas Percepatan Investasi di IKN
Apalagi pembangunan kota baru sebagai pusat pemerintahan juga tak bisa dieksekusi dengan cepat. Brasil, misalnya, membutuhkan waktu hingga 60 tahun untuk benar-benar membangun pusat pemerintahan baru. Karenanya, Satgas yang bersifat sementara dan memiliki batas waktu dianggap tak akan mampu menangani persoalan realisasi investasi di IKN.
"Apakah kewenangan problemnya sehingga ada Satgas, anggaran, atau rentang kendali sehingga Satgas dibutuhkan?" kata Tauhid.
Baca juga: Basuki Tegaskan Tahun Politik tidak Ganggu Pembangunan di IKN
"Saya kira memang OIKN tidak sanggup mengawal investasi. Karena mereka harus menggarap fisik dan mencari investor. Satgas pun tidak akan bisa menyelesaikan masalah ini dalam jangka pendek," sambungnya.
Tauhid berpendapat, belum terealisasinya investasi di IKN karena investor masih wait and see melihat keseriusan dan kepastian dari pemerintah. Terlebih, IKN merupakan program jangka panjang dan memberikan imbal hasil (return) kepada pemilik modal dalam waktu yang lama. Investor dinilai enggan mendanai pembangunan tanpa ada kejelasan dan kepastian pasar.
"Mereka (investor) tidak mau yang tanggung jawabnya pemerintah itu harus ditanggung lebih dulu oleh investor, jadi menunggu pemerintah melakukan inisiatif," terang Tauhid.
"Misal, investor ingin masuk investasi ke air bersih, tapi konsumsi di sana masih rendah dalam waktu dekat, mereka jelas tidak ingin investasi di sana harus menunggu sekian tahun. Itu yang saya kira membuat investor banyak wait and see," pungkasnya. (Mir/Z-7)
ANGGOTA Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menilai permintaan Presiden Prabowo Subianto mengenai koreksi desain dan fungsi Ibu Kota Nusantara (IKN) mempercepat pembangunan di IKN
KEPALA Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur, akan berlanjut hingga 2028. Hal setelah Presiden Prabowo Subianto berkunjung
KEPALA Otorita IKN Basuki Hadimuljono optimistis setelah Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur.
Penguatan infrastruktur bagi lembaga negara menjadi prioritas utama Presiden saat ini.
IKN dipandang sebagai warisan pemerintahan Joko Widodo yang tidak ingin ditinggalkan begitu saja.
Prasetyo menegaskan bahwa fokus utama Presiden adalah perbaikan dan percepatan pembangunan.
MAHKAMAH Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materi Undang-Undang Ibu Kota Negara (UU IKN) yang mempersoalkan kepastian hukum pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Diharapkan pembangunan IKN tahap dua memperkuat fondasi penyelenggaraan pemerintahan di IKN serta mendukung target operasional IKN sebagai Ibu Kota Politik pada 2028.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menyoroti pemberitaan media Inggris The Guardian yang menyebut Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur sebagai kota hantu
Pemadaman berlangsung cepat dengan dukungan tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan delapan tangki suplai air, sehingga total 15 unit diturunkan ke lokasi.
KETUA Tim Kunjungan Kerja Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR Adian Napitupulu, menyampaikan dukungannya terhadap kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ray Rangkuti mendorong wakil presiden (wapres) segera berkantor di IKN daripada mengganti status IKN jadi ibukota provinsi Kalimantan Timur
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved