Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat langkahnya dalam mendorong transisi energi di Indonesia.
Salah satunya melalui penyaluran produk Pertamina Renewable Diesel secara perdana kepada PT Trakindo Utama, sebagai bahan bakar untuk mesin alat Power Generator (Caterpillar generator set/ Cat genset) tipe 3516E.
Pertamina Renewable Diesel (Pertamina RD), termasuk Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) class 1 yang dikembangkan oleh PT KPI dari produk olahan kelapa sawit. Adapun dari sisi spesifikasi, Pertamina Renewable Diesel menghasilkan emisi gas buang yang lebih baik, dengan Cetane Number (angka setana) diatas 70, dan kandungan sulfur dibawah 10 ppm (part per million) sehingga menjadikan produk ini lebih baik dari produk Biosolar.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, mengatakan dalam menyalurkan Pertamina RD kepada konsumen industri, pihaknya bersinergi dengan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) sebagai Sub Holding Refinery & Petrochemical Pertamina. Pemasaran produk Pertamina RD dinilai dapat berkontribusi menurunkan emisi dari bahan bakar hingga 70 persen.
“Uji coba produk Pertamina RD sukses dilakukan pada mesin alat berat Cat Genset 3516E berkapasitas 2.500 liter. Uji coba produk tersebut menjadi salah satu komitmen Pertamina Patra Niaga yang terus mendorong transisi energi & percepatan Net Zero Emission di Indonesia,” ujar Irto.
“Proses suplai Pertamina RD dikirim langsung dari kilang yang ada di Cilacap. Kami telah mempersiapKan pengiriman produk ini dengan beberapa metode, seperti drum untuk pemesanan jumlah kecil, mobil tangki dengan ukuran 8, 16, hingga 32 kilo liter, serta kapal untuk pengiriman ekspor atau massal. Selain ramah lingkungan, Pertamina RD dapat diisi tanpa modifikasi, menurunkan intensitas karbon, serta menjaga kinerja genset atau mesin diesel lainnya,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager Power System Trakindo, Erwin Muljosantoso menjelaskan bahwa Cat Genset 3516E akan digunakan untuk industri pusat data (data center). Uji kinerja tersebut dilakukan Trakindo untuk menunjukan kemampuan dari unit genset Cat 3516E dengan menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.
Menurutnya, Genset berbahan bakar rendah karbon dapat menjadi salah satu solusi untuk mendukung implementasi green data center. Terlebih, HVO merupakan bahan bakar hijau yang sangat potensial untuk dimanfaatkan oleh industri data center guna mendorong percepatan Net Zero Emission di Indonesia.
“Demi mendorong percepatan realisasi konsep green data center yang lebih ramah lingkungan, kami berkolaborasi dengan Pertamina dalam menggunakan HVO untuk unit CAT 3516E dan terbukti bahwa bahan bakar tersebut masih memenuhi standar kualitas back up power di industri data center,” ucap Erwin.
Hadir dalam acara tersebut, Direktur Bioenergi Ditjen Energi Baru Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM RI, Edi Wibowo yang mengapresisi langkah Pertamina dalam ikut andil mendukung transisi energi di tanah air dan selalu menghadirkan bahan bakar yang berkualitas bagi konsumen.
Melalui sinergi dengan Sub Holding Pertamina Group dalam menciptakan energi bersih dan ramah lingkungan, penyaluran produk Pertamina RD kedepannya juga diharapkan dapat memberikan efek positif yang lebih luas, salah satunya menekan impor bahan bakar minyak yang bersumber dari energi fosil.
Sebagai informasi, produk Pertamina RD merupakan bahan bakar hijau yang menggunakan material Refined, Bleached, dan Deodorized Palm Oil (RBDPO), yaitu minyak kelapa sawit yang sudah melalui proses penyulingan untuk menghilangkan asam lemak bebas, serta penjernihan untuk menghilangkan warna dan bau. (RO/E-1)
INDUSTRI panas bumi memiliki prospek baik dalam mendukung pencapaian target pemerintah dalam memperluas kapasitas pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT).
Pemerintah terus memperkuat arah kebijakan energi nasional dengan mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Langkah ini untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Langkah pemerintah dalam memperluas pemanfaatan EBT sudah berada di jalur yang tepat.
Indonesia Solar Summit (ISS) 2025 mengambil tema Solarizing Indonesia: Powering Equity, Economy, and Climate Action.
Instalasi panel surya merupakan lanjutan dari proyek serupa di kantor pusat Mowilex di Jakarta pada 2022 lalu.
PRESIDEN Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 55 pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) yang tersebar di 15 provinsi, termasuk milik Medco.
Peluncuran ini diharapkan dapat memperkenalkan minuman ini ke pasar lebih besar dan meningkatkan daya saing pasar minuman sehat yang terus berkembang.
Program MBG yang disalurkan oleh SPPG Mutiara Keraton Bogor yang dikelola oleh Jimmy Hantu atau Sujimin berjalan lancar di SMP Negeri 1 Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kemendag terus melakukan pengawasan terhadap distribusi barang kebutuhan pokok Minyakita jelang Nataru
Di tengah perubahan perilaku konsumen dan tekanan kompetisi yang semakin tajam, efisiensi dan kecepatan distribusi kini menjadi faktor penentu daya saing industri FMCG.
BEREDAR wacana peningkatan status Perum Bulog menjadi kementerian serta penggabungannya dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Kerja sama ini membantu pelaku usaha online untuk dapat mendistribusikan produknya secara lebih luas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved