Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyatakan siap mengambil tindakan pengawasan terhadap impor darurat kereta rel listrik (KRL) bekas dari Jepang sesuai permintaan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Kementerian yang dipimpin Erick Thohir itu mendesak adanya impor KRL sebanyak 10-12 rangkaian kereta untuk melayani penumpang Jabodetabek.
"BPKP pasti menindaklanjuti bila ada permintaan sesuai standar audit dan prosedur yang ada," ungkap Juru bicara BPKP Azwad Zamroddin saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (4/5).
Baca juga : Penumpang KRL Meningkat, Pengamat: Impor Kereta Tak Bisa Dihindari
Namun demikian, Azwad menyampaikan BPKP belum menerima secara resmi permintaan impor darurat KRL bekas dari Kementerian BUMN.
Saat ini BPKP masih mengacu pada hasil reviu yang telah dirilis pada, Senin 27 Maret 2023, yang tidak merekomendasikan impor KRL dari Negeri Sakura.
Baca juga : Usai Lebaran, Penumpang KRL Diprediksi Tembus 1 Juta
"Setahu saya sampai saat ini belum ada permintaan (dari Kementerian BUMN)," ungkapnya saat dikonfirmasi," sebutnya.
Dihubungi terpisah, Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arif menegaskan pihaknya masih menolak pengadaan KRL bekas dari Jepang. Kemenperin masih mengacu pada hasil reviu BPKP sebelumnya.
"Iya masih mengacu hal itu. Kami masih berpegang pada hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi beberapa waktu lalu," terangnya.
Kemenperin mendorong agar PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memprioritaskan opsi retrofit atau modernisasi teknologi pada rangkaian KRL yang lama ketimbang mendatangkan KRL bekas dari Jepang.
Sebelumnya, Vice President Corporate Communications PT KCI Anne Purba mengatakan siap mematuhi keputusan pemerintah pusat perihal pengadaan KRL untuk menggantikan kereta yang sudah uzur. Total 29 rangkaian KRL commuter line bakal pensiun hingga 2024.
"Soal pengadaan KRL kan sudah dipesan (yang baru) dari PT Inka dan sudah ada reviu BPKP. Dengan armada saat ini bakal ditambah atau nanti ada retrofit, kami siap untuk melayani," kata Anne di Jakarta beberapa waktu lalu.
KCI sudah memesan 16 rangkaian kereta baru buatan PT Inka dengan anggaran sebesar Rp4 triliun. Namun, baru bisa beroperasi di 2025.
Anne pun optimistis pihaknya masih mampu melayani 1,5 juta penumpang KRL tiap harinya dengan 1.100 perjalanan kereta dan mengoperasikan 30 kereta pengumpan (feeder) Jabodetabek di jam-jam sibuk.
"Yang pasti kami sudah investasi Rp4 triliun untuk tambahan kereta api dari Inka. Tidak perlu khawatir karena kami juga dibukakan untuk (opsi) retrofit," pungkasnya. (Z-8)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penutupan perlintasan berisiko sepanjang 2025. KAI telah menutup 316 perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan.
HARI libur Natal Kamis (25/12) kemarin, mobilitas pengguna Commuter Line Jabodetabek terpantau berjalan aman dan lancar.
Dalam video permintaan maaf yang beredar, keduanya mengaku sadar bahwa tindakan serta ucapan mereka telah menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.
Kasus ini bermula dari unggahan seorang penumpang yang mengaku kehilangan tumbler Tuku miliknya setelah tertinggal di gerbong KRL.
PT KAI Commuter menegaskan tidak melakukan pemecatan terhadap petugas yang diduga menghilangkan barang di dalam tas milik penumpang yang tertinggal di Commuter Line pada Senin (17/11).
KRL Seri 8500 JALITA dijadikan museum mini setelah memasuki masa purnatugas, dan terbuka bagi pengunjung mulai 11-16 November 2025.
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
NILAI impor Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Oktober 2025 tercatat mencapai US$1.866.025.235,82.
Dengan pertukaran data berbasis elektronik antarotoritas negara, perubahan atau manipulasi dokumen menjadi sulit dilakukan.
Laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pada Oktober 2025, ekspor tercatat US$24,24 miliar dan impor US$21,84 miliar sehingga surplus US$2,39 miliar.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan neraca perdagangan barang pada Oktober 2025 mencatatkan surplus sebesar US$2,39 miliar.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved