Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
BURSA Efek Indonesia secara resmi mengumumkan pencabutan relaksasi perdagangan kebijakan Pandemi Covid-19. Dengan demikian mulai April, sistem perdagangan berlaku seperti sebelum pandemi.
"Pemberlakuan kembali Ketentuan Waktu Perdagangan di Bursa serta batas waktu penyampaian laporan pesanan titip jual dan atau beli dari Anggota Bursa Efek lain sebagaimana kondisi sebelum Pandemi, akan efektif pada hari Senin, 3 April 2023," kata Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Yulianto Aji Sadono, Jumat (31/3).
Normalisasi terdiri atas waktu perdagangan efek bersifat ekuitas. Di pasar reguler, yaitu menjadi sesi pra-pembukaan pada pukul 08.45-08.59.59 WIB.
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat Jelang Akhir Pekan
Sesi I perdagangan menjadi pukul 09.00-12.00 WIB, sesi II menjadi pukul 13.30-15.49 59 WIB, sesi prapenutupan pukul 15.50-16.00.59 WIB, dan sesi pascapenutupan perdagangan pukul 16.01-16.15 WIB.
Sesi I perdagangan pasar reguler khusus Jumat menjadi pukul 09.00-11.30 WIB, dan sesi II pada pukul 14.00–15.49.59 WIB.
Di pasar negosiasi, waktu perdagangan sesi I menjadi pukul 09.00-12.00 WIB, sesi II menjadi pukul 13.30-16.30 WIB. Khusus Jumat, sesi I perdagangan menjadi pukul 09.00-11.30 WIB, dan sesi II pada pukul 14.00–16.30 WIB.
Di pasar tunai, waktu perdagangan sesi I menjadi pukul 09.00-12.00 WIB. Khusus Jumat, menjadi pukul 09.00-11.30 WIB.
Baca juga: 3 Saham, 2 Waran, dan 2 Obligasi Tercatat di Bursa Selama Sepekan
Di pasar kontrak berjangka, waktu perdagangan sesi I menjadi pukul 08.45-12.00 WIB, sesi II menjadi pukul 13.30-16.15 WIB. Khusus Jumat, sesi I perdagangan menjadi pukul 08.45-11.30 WIB, dan sesi II pada pukul 14.00–16.15 WIB.
Penyesuaian batasan persentase Auto Rejection Bawah (ARB) akan dilakukan secara bertahap dengan implementasi yang memperhatikan kondisi pasar ke depan.
Pada tahap I penyesuaian bertahap Auto Rejection Bawah (ARB), akan efektif per Senin pada 5 Juni 2023, yaitu pada semua rentang harga saham menjadi 15%.
Sementara pada Auto Rejection Atas (ARA), pada rentang harga saham Rp50-Rp200 menjadi 35%, pada harga saham Rp200-Rp5.000 ARA di batas 25%, dan pada harga saham di atas Rp5.000 ARA menjadi 20%.
Pada tahap II penyesuaian bertahap Auto Rejection Bawah, akan efektif per Senin pada 4 September 2023 dengan kentuan Auto Rejection Simetris.
Pada rentang harga saham Rp50-Rp200 ARB dan ARA menjadi 35%, pada harga saham Rp200-Rp5.000 ARB dan ARA menjadi 25%, dan pada harga saham di atas Rp5.000 ARB dan ARA menjadi 20%.
Terkait dengan transaksi short selling, bursa akan menerbitkan kembali Daftar Efek yang Dapat Ditransaksikan secara Short Selling melalui Pengumuman Bursa, yang akan berlaku efektif Senin, 3 April. (Z-6)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (16/3), dibuka di zona merah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan mengalami tekanan pada perdagangan Kamis seiring meningkatnya volatilitas harga minyak mentah di pasar global.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026, menunjukkan volatilitas tinggi di sesi pagi.
IHSG hari ini Rabu (11/3/2026) dibuka menguat 43,86 poin ke level 7.484,77. Sentimen positif datang dari meredanya konflik Timur Tengah dan turunnya harga minyak.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Selasa, 10 Maret 2026, dibuka menguat mengikuti pergerakan bursa global.
Bear market adalah kondisi pasar ketika harga aset turun secara signifikan dan berlangsung dalam periode yang relatif panjang.
KETIDAKPASTIAN ekonomi global membuat aktivitas merger dan akuisisi (M&A) segmen menengah atau mid-market melambat sepanjang 2025.
Pada Desember 2025 porsi konsumsi tercatat sebesar 74,3% kemudian turun menjadi 72,3% pada Januari 2026 dan kembali menurun menjadi 71,6% pada Februari 2026.
Kanada ingin terlebih dulu bertemu dengan pebisnis lokal untuk menjajaki peluang investasi.
Peningkatan harga emas dalam beberapa waktu terakhir kembali memicu minat masyarakat terhadap investasi, terutama pada instrumen yang dinilai relatif aman atau safe haven.
Kenaikan tajam emas dalam sepekan terakhir dipicu oleh eskalasi militer di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved