Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, tekanan perekonomian global mulai mereda sejak akhir triwulan IV 2022. Hal itu dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat perekonomian dalam negeri.
"Tekanan global mereda pada akhir triwulan IV 2022 meski masih ada risiko yang perlu kita cermati," ujarnya dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (31/1).
Sri Mulyani mengatakan, tekanan inflasi global juga mulai berkurang meski masih ada di level yang tinggi. Itu karena harga sejumlah komoditas di energi dan pangan yang masih relatif tinggi serta masih adanya gangguan rantai pasok global.
Tekanan inflasi yang mereda itu dinilai bakal mempengaruhi kebijakan suku bunga acuan sejumlah bank sentral. KSSK memandang tren peningkatan suku bunga acuan bank sentral mulai mendekati titik tertingginya.
"Sejalan dengan kondisi tersebut, pengetatan moneter di negara maju mendekati puncaknya dengan suku bunga yang masih tinggi di sepanjang 2023 ini," kata Sri Mulyani.
Baca juga: Pemerintah akan Lepas 315 Ribu Ton Beras ke Pasar
Selain itu, KSSK juga menilai ketidakpastian di pasar keuangan global mulai mereda dan memberikan dampak positif bagi banyak negara berkembang, termasuk Indonesia. Sebab, itu akan mendorong peningkatan aliran modal masuk dan mengurangi tekanan pada nilai tukar.
Kendati berbagai tekanan di level global diyakini mereda, kata Sri Mulyani, pertumbuhan ekonom dunia tahun ini diperkirakan akan lebih lambat. Itu karena adanya fragmentasi dari sisi geopolitik akibat perang Rusia-Ukraina yang tidak dapat diprediksi kapan berakhirnya.
Di saat yang sama, secercah harapan untuk penguatan ekonomi global datang dari Tiongkok. Negeri Tirai Bambu diketahui telah menghilangkan zero covid policy dan diyakini akan mendorong peningkatan aktivitas perekonomian global.
Kondisi global itu, kata Sri Mulyani, turut memberi dampak positif bagi Indonesia. Dia berharap pertumbuhan ekonomi nasional tetap menguat di tahun ini. "Pertumbuhan ekonomi nasional pada 2023 diperkirakan akan tetap kuat, sejalan dengan penghapusan kebijakan pemberlakukan keigatan masyarakat dan meningkatnya aliran masuk penanaman modal asing serta berlanjutnya penyelesaian berbagai PSN," jelasnya. (OL-4)
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan langkah pemerintah dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5% sekaligus mempercepat pembangunan konektivitas.
Pelajari cara menghitung pertumbuhan ekonomi suatu negara dengan rumus PDB riil. Panduan lengkap beserta indikator dan contoh penghitungan mudah.
Transisi menuju ekonomi sirkular dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan yang inklusif, meningkatkan daya saing nasional, serta membantu pencapaian target Net Zero Emissions 2060.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie usai acara menegaskan, fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh di tengah dinamika global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan mengubah batas defisit anggaran sebesar 3 persen, meskipun menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Menteri Ekonomi Jerman, Robert Habeck, mengatakan ketergantungan negaranya yang tinggi pada Rusia untuk pasokan energi menyebabkan resesi.
Amunisi yang telah disiapkan pemerintah itu diantaranya ialah Undang Undang 4/2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK)
Turbulensi ekonomi global pada 2023 meliputi antara lain pertumbuhan ekonomi global yang melambat, di mana ada potensi resesi terjadi di Amerika Serikat (AS) dan Eropa.
Aparat kepolisian siap melakukan pengamanan atas dampak resesi ekonomi global yang muncul pada kehidupan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved