Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 ini akan mencapai kisaran 4,5% sampai 5,3%.
"Bank Indonesia memperkirakan di tahun 2023 ini pertumbuhan 4,5% sampai 5,3%. Kemungkinan sekitar 4,9% bisa saja konsumsi cepat bisa mengarah ke 5%." ungkapnya dalam acara Laporan Tranparansi dan Akuntabilitas Bank Indonesia (LTABI) 2022, Senin (31/1).
Lebih lanjut, inflasi pada 2023 diperkirakan akan terkendali dengan inflasi inti akan diarahkan mencapai di bawah 4% dan inflasi indeks harga konsumen (IHK) setelah dampak dari kenaikan harga BBM di bulan September 2022 akan mencapai di bawah 4%.
Selain itu, transaksi berjalan diperkirakan akan berjalan seimbang dan neraca pembayaran akan surplus. Aliran modal asing juga dikatakan akan banyak masuk ke Indonesia.
"Aliran modal telah masuk dan Insyaallah akan banyak masuk. Tidak hanya penanaman modal asing, tetapi juga investasi portofolio Rp2,4 miliar sudah masuk di awal tahun ini. Untuk itu, kami meyakini nilai tukar Rupiah akan menguat karena faktor fundamental semuanya memberikan justifikasi dasar bahwa nilai tukar Rupiah akan menguat," ujar Perry.
Sementara itu, pertumbuhan kredit diperkirakan akan mencapai kisaran 10% sampai 12% pada tahun 2023 ini. (OL-12)
Purbaya menjelaskan bahwa meskipun kondisi global penuh ketidakpastian, permintaan domestik masih menjadi mesin utama penggerak ekonomi.
LPEI memperkirakan bahwa ekonomi Indonesia masih diperkirakan tumbuh 4-5 persen dengan mempertimbangkan dinamika harga komoditas dan perdagangan global dengan catatan
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved