Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memulai kegiatan pengeboran di awal tahun ini dengan baik. Dalam dua minggu pertama, PHR berhasil menemukan potensi kandungan ribuan barel cadangan minyak baru di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Riau.
Direktur Utama (Dirut) PHR Jaffee A Suardin menyebut terdapat empat sumur andalan yang tengah menjadi perhatian pihaknya karena memiliki cadangan minyak cukup besar, yakni di Lapangan Minas, Petani, Benar dan Bekasap, yang menghasilkan 1.000-1.400 barel per hari.
Sejumlah sumur ini otomatis menjadi prioritas dalam kegiatan pengeboran karena berada di atas rata-rata target awal ratusan barel per sumur.
"Keberhasilan PHR di awal tahun ini tidak terlepas dari penerapan teknologi serta kejelian para engineer PHR dalam mengamati potensi cadangan minyak di Rokan,” ungkap Jaffee dalam keterangannya, Jumat (20/1).
Baca juga: Capaian Lifting Migas 2022 di Bawah Target, SKK: Banyak Kendala
Keempat sumur yang menjadi primadona tersebut berada di sekitar lapangan yang telah ada sebelumnya (existing). Namun berkat survei yang dilakukan secara intens, PHR berhasil menemukan potensi minyak pada lapisan yang sebelumnya belum teridentifikasi.
“Dengan pola kerja masif dan agresif, PHR memberikan keleluasaan untuk menerapkan metode out of the box untuk memperoleh hasil terbaik dari setiap lapangan," imbuh Jaffee.
Lapangan Minas ditemukan cadangan baru dengan menggunakan teknik pengeboran dalam deep GGRP (Geologi, Geofisika, Reservoir, dan Production) review dengan menargetkan area yang belum ditembus oleh sumur eksisting di sekitarnya.
Baca juga: Babak Baru Penyerahan PI 10% Blok Rokan ke Pemda Riau
Begitu pun di Lapangan Petani, dengan mempelajari target reservoir lebih dalam di lapisan sand pematang yang belum tereksploitasi dengan masif sebelumnya.
Tidak hanya mempercepat pengeboran di lapangan besar, PHR juga mengevaluasi kembali data seismik dan sumur di lapangan kecil, yang sebelumnya pernah ditinggalkan, namun masih memiliki potensi minyak besar.
Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatra bagian Utara (Sumbagut) Rikky Rahmat Firdaus menyambut baik penemuan cadangan minyak ini dalam pencapaian 1 juta barel per hari pada 2030.
“Kami terus mendorong KKKS (kontraktor kontrak kerja sama) di Riau, khususnya di Rokan untuk terus masif dan agresif dalam upaya penambahan produksi minyak," tutur Rikky.(OL-11)
Pertamina tambah 69.440 tabung LPG 3 kg di Banyumas Raya jelang Ramadan 1447 H. Cek rincian kuota per kabupaten dan harga HET resmi Rp18.000 di sini.
Jelang Ramadan 2026, Pertamina tambah 1,1 juta tabung LPG 3 kg di Jateng & DIY. Simak rincian kuota dan harga HET resmi di pangkalan.
Praktisi hukum Febri Diansyah menyoroti tuntutan 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp13,4 triliun terhadap Kerry Riza dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak PT Pertamina.
Beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa, Kerry Adrianto Riza, menolak tuntutan jaksa 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp13,4 triliun.
Komisi VI memberikan apresiasi atas kerja keras Pertamina dalam merespons bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra yang terjadi pada jelang akhir tahun lalu.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI, Asep Wahyuwijaya, menyoroti agenda transformasi BUMN dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR bersama PT Pertamina (Persero).
PT Petrosea Tbk (PTRO) menepis isu di media yang menyebut anak perusahaannya yaitu grup Hafar akan melakukan sinergi dengan PT Cakra Buana Resources Energi
PT PLN menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan gas domestik.
Presiden Joe Biden mengumumkan langkah eksekutif yang akan melarang pengembangan minyak dan gas di sebagian wilayah Samudra Atlantik dan Pasifik.
Dalam upaya meningkatkan potensi produksi hidrokarbon di wilayah Kabupaten Indramayu, Pertamina EP Zona 7 melakukan proyek Optimasi Pengembangan Lapangan-Lapangan Akasia Bagus-Gantar.
Program Migas Goes to Campus (MGTC) 2024 kembali diselenggarakan di Universitas Padjadjaran dengan mengangkat tema “Kebijakan Migas di Masa Transisi Energi Menuju Net Zero Emission.
Pemerintah Indonesia terus berupaya membuka peluang bagi investor nasional maupun internasional yang berniat untuk bekerja sama di sektor energi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved