Selasa 17 Januari 2023, 21:14 WIB

RI Susun Peta Jalan Hilirisasi Investasi, Bahlil: Syarat Jadi Negara Maju

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
RI Susun Peta Jalan Hilirisasi Investasi, Bahlil: Syarat Jadi Negara Maju

Antara
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat menjadi pembicara.

 

MENTERI Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyusun peta jalan hilirisasi investasi Indonesia 2023-2035. Itu menjadi salah satu upaya membawa Indonesia untuk naik kelas menjadi negara maju.

"Ini salah satu syarat agar negara kita bisa lepas dari negara berkembang menjadi negara maju," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (17/1).

Setidaknya, ada 21 komoditas strategis dan 8 sektor prioritas yang akan dilakukan upaya hilirisasi. Beberapa di antaranya, yakni sektor mineral dan batu bara, minyak dan gas (migas), serta perkebunan, kelautan dan kehutanan.

Baca juga: Presiden Ungkap Gonta-ganti Nama Kebijakan Bikin Ruwet Investasi

Dari perhitungan BKPM, jika hilirisasi di sektor tersebut dapat direalisasikan dengan baik, Indonesia akan memperoleh investasi hingga US$545,3 miliar. Taksiran penanaman modal itu berasal dari sektor minerba senilai US$427,1 miliar, migas US$67,6 miliar, serta perkebunan, kelautan dan kehutanan US$50,6 miliar.

Menurut Bahlil, sejumlah investasi tersebut diprediksi bakal memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Hal itu dapat terlihat dari hilirisasi nikel yang memberikan nilai tambah cukup signifikan bagi pemasukkan negara.

Baca juga: Menkeu: Hingga Akhir 2022, Dana Pemda di Perbankan Capai Rp123 Triliun

Pada 2017-2018, nilai ekspor nikel tercatat hanya US$3,3 miliar. Lalu, setelah pemerintah menetapkan larangan ekspor nikel mentah dan melakukan penghiliran, nilai ekspor komoditas tersebut dan produk turunannya mencapai US$20,9 miliar.

Nilai itu diperkirakan kembali bertambah pada 2022 di kisaran US$29-30 miliar. "Itu berdampak pada peningkatan pajak, kemudian competitiveness dan neraca perdagangan. Kami tidak ingin berakhir di nikel. Kami breakdown dengan peluang peta investasi," jelas Bahlil.(OL-11)

Baca Juga

dok.Ant

Harga Emas Naik 5,30 USD Usai Ketua Fed Sebut Disinflasi Dimulai

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Februari 2023, 08:05 WIB
HARGA emas menguat pada akhir perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB (8/2/2023), memperpanjang kenaikan untuk sesi kedua...
Dok.Bank DKI

Kredit Tumbuh 23,53%, Laba Bank DKI Melesat Naik 29.11%

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Februari 2023, 07:45 WIB
Bank DKI terus memperluas inklusi keuangan, salah satunya melalui digitalisasi...
Dok. Pribadi

Optimisme di Tengah Ancaman Resesi Global Terus Digelorakan

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Februari 2023, 23:59 WIB
Dari pandemi Covid-19, lanjutnya, Indonesia bisa belajar mencari sumber pendanaan, salah satunya untuk kebijakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya