Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengatakan kerumitan dalam proses perizinan usaha di Indonesia tidak hanya dari sisi birokrasi saja, tetapi juga dari sisi penentuan nama kebijakan.
Menurutnya, banyak sekali kebijakan-kebijakan yang berganti nama. Lebih parahnya lagi, nama yang baru tidak lebih ringkas atau efisien dari yang lama.
"Ada IMB (Izin Mendirikan Bangunan), sekarang ganti jadi PBG (Persetujuan Bangunan Gedung). Namanya gonta-ganti dan ini yang bikin ruwet kita," ujar Jokowi dalam Rakornas Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se-Indonesia di Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/1).
Kepala Negara menekankan nama kebijakan seharusnya dibuat simpel dan mudah diingat. Itu cukup terdiri dari dua kata saja.
"Nama itu dua kata cukup lah. Izin Gedung, gitu saja sudah. Dulu IMB, Izin Mendirikan Bangunan. Sekarang ganti jadi Persetujuan Bangunan Gedung. Aduh. Izin Gedung gitu saja sudah rampung," tutur mantan wali kota Surakarta itu.
"Yang paling penting kan bukan namanya, tapi penyelesaiannya yang cepet gitu loh," imbuhnya.
Baca juga: KPK Selisik Proses Penerbitan IMB di Kawasan Malioboro
Kecepatan pemberian izin investasi terutama di daerah, sambung Jokowi, masih menjadi persoalan. Itu kerap muncul karena berbagai masalah, salah satunya adalah tidak adanya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) oleh daerah.
"Ini problem besar investasi kita. Sekarang namanya juga berubah jadi KKPR (Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang). Ini jadi masalah karena separuh daerah kita masih belum menyelesaikan KKPR," ungkapnya.
Keberadaan KKPR menjadi krusial karena itu adalah persyaratan dasar yang menjadi tanggung jawab pemda agar calon pengusaha di daerah tersebut bisa memperoleh izin usaha dari pemerintah pusat.
"Oleh karena itu, saya minta, di sini, ada Ketua DPRD, koordinasi pemda segera menyelesaikan urusan ini," pungkas Kepala Negara.(OL-5)
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti memberikan catatan atas rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan
Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan hasil kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan investasi Rp574 triliun.
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan membuahkan komitmen investasi besar hingga mencapai Rp574 triliun.
Kehadiran investasi di kawasan industri ini menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat Majalengka,
Investor ritel di pasar saham Indonesia diimbau untuk tidak lagi bergantung pada data usang dalam mengambil keputusan investasi, seiring dinamika pasar yang semakin cepat, dan kompleks.
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem pangan nasional melalui kerja sama ekonomi strategis dengan Tiongkok.
Tim satuan tugas (satgas) terpadu akan diterjunkan untuk memeriksa proyek pembangunan sebuah rumah mewah yang diduga melanggar izin di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.
Tim satgas tersebut terdiri dari Asisten Pemerintah (Aspem), Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang), Sudin CKTRP, serta bagian hukum dan unsur kewilayahan.
Pemkot Jakpus akan menindaklanjuti secara tegas jika ditemukan pelanggaran perizinan
PULUHAN ketua sinode dan pendeta dari Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) berkumpul di Jakarta, Kamis (30/11).Capres Ganjar Pranowo yang diundang hadir dalam acara itu
CALON presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan disebut sudah menunjukkan komitmen dalam kesetaraan. Yakni, dengan memberikan izin mendirikan bangunan (IMB) untuk gereja-gereja.
Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim menegaskan akan tetap membongkar bangunan ruko di kawasan Pluit yang melebihi Izin Mendirikan Bangunan dan memakan badan jalan, Rabu (24/5).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved