Kamis 12 Januari 2023, 20:37 WIB

OIKN: 11 LOI dari Malaysia Bukti Minat Investor Tinggi

Mediaindonesia.com | Ekonomi
OIKN: 11 LOI dari Malaysia Bukti Minat Investor Tinggi

Antara.
Lokasi pembangunan istana presiden di kawasan IKN Nusantara, Kalimantan Timur.

 

OTORITA Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyambut baik letter of intent (LOI) 11 perusahaan Malaysia untuk berinvestasi di IKN. LOI dari perusahaan Malaysia tersebut menunjukkan dan menjadi bukti nyata bahwa minat investasi luar negeri terhadap pembangunan IKN tinggi.

"Kami akan segera menindaklanjuti LOI tersebut dan berharap sejumlah investasi lain akan segera masuk," ujar Kepala Otorita IKN Bambang Susantono dalam keterangan tertulis, Kamis (12/1). Setelah menerima LOI, tahap berikutnya OIKN akan memberikan jawaban formal dengan melampirkan beberapa dokumen, salah satunya Surat Perjanjian Kerahasiaan (Non-disclosure Agreement/NDA). Setelah NDA ditandatangani, OIKN akan memberikan data pendukung dan data teknis kepada calon investor.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyaksikan serah terima 11 LOI investor Malaysia untuk membangun IKN pada Senin (9/1) di Istana Kepresidenan Bogor. LOI tersebut diserahkan oleh Menteri Perindustrian dan Perdagangan Internasional Malaysia Teungku Zafrul bin Tengku Abdul Aziz kepada Kepala Otorita IKN Bambang Susantono.

Masuknya 11 LOI dari Malaysia berarti hingga hari ini sudah ada 71 investor yang telah menyerahkan LOI. Tiga di antaranya sudah mendapatkan Surat Izin Prakasa Proyek (SIPP) dari pemerintah. "Investor yang berminat ada 100 lebih tetapi yang telah mengirimkan LOI sudah ada 71 perusahan yang berasal dari luar negeri dan dalam negeri dengan komposisi investor dalam negeri masih lebih banyak daripada yang dari luar negeri," ujar Bambang.

Sebelas investor dari Malaysia tersebut berminat menanamkan modalnya di berbagai sektor, antara lain pengelolaan sampah (waste managemen), infrastruktur telekomunikasi, properti, jalan raya, layanan kesehatan dan farmasi, energi terbarukan, hingga ke platform e-commerce. Hal ini menandakan perkembangan minat invstasi swasta di IKN cukup signifikan.

Menurut Bambang, saat ini sektor infrastruktur dan utilitas yang paling banyak diminati oleh investor. Setelah itu, mixed used dan komersial, perumahan, jasa konsultan, kesehatan, perkantoran swasta dan BUMN, perkantoran pemerintah, serta teknologi. "Kami yakin infrastruktur di IKN yang menjadi fokus pada 2023 dapat berjalan sesuai rencana atau bahkan lebih cepat," ujar Bambang. 

Bambang juga menambahkan bahwa pemerintah akan terus bekerja keras untuk mendatangkan investor ke IKN karena sesuai komitmen pemerintah yang tidak mau membebankan APBN dalam pembangunan IKN. "IKN sangat penting untuk pertumbuhan dan pemerataan ekonomi Indonesia. Bahkan tak hanya Indonesia yang akan merasakan dampak ekonomi dari IKN, Malaysia juga sebagaimana yang disampaikan oleh Perdana Menteri Malaysia," tutup Bambang. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Presiden: Konsistensi Hilirisasi Jadi Kunci Menuju Negara Maju

👤Mediaindonesia 🕔Rabu 01 Februari 2023, 16:24 WIB
Joko Widodo menegaskan bahwa konsistensi penguatan industri hilir merupakan kunci bagi Indonesia untuk melompat dari negara berkembang...
ANTARA

Erick Tegaskan BUMN Siap Perkuat Industrialisasi Pangan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 01 Februari 2023, 16:05 WIB
Erick telah melakukan pembicaraan dengan perusahaan susu Belanda, Frisian...
DOK Sinar Mas Land.

Sinar Mas Land Gandeng Jepang Kembangkan Office Portfolio Partnership

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 15:52 WIB
Kerja sama jangka panjang ini akan dilakukan secara bertahap mulai dari tiga gedung perkantoran pertama yakni Sinarmas MSIG Tower, Bakrie...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya