Sabtu 26 November 2022, 11:20 WIB

Panen Jagung di Kalsel, Mentan SYL Dorong Pertanian Jadi Penguat Ekonomi Negara

Mediaindonesia.com | Ekonomi
 

MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menggelar panen jagung di kawasan Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP) Banjarbaru Selatan, Kalimantan Selatan. SYL panen didampingi kepala dinas setempat dan juga jajaran kementan serta forkopimda lainya.

Menurutnya, panen ini merupakan bukti bahwa pertanian adalah solusi pasti sekaligus peluang besar dalam memperkuat ekonomi negara disaat krisis dunia. Apalagi, pertanian juga sukses menjadi penyumbang devisa negara sekaligus meningkatkan PDB Indonesia.

"Karena itu saya berharap kita semua yang berada dalam stakeholder ini terus berjuang untuk rakyat dan petani. Tanamkan dihati kita dan ubah cara pandang kita bahwa kita adalah pembela negara. Pertanian adalah solusi pasti dan cara kita dalam memperkuat ekonomi," ujar SYL, Jumat, 25 November 2022.

Bagi SYL, sektor pertanian juga memiliki potensi besar dalam mengokohkan ekonomi keluarga. Terlebih, pemerintah sudah menyiapkan program jangka panjang serta layanan Kredit Usaha Rakat (KUR) untuk menunjang para petani dalam mengembangkan usaha tani.

"Saya katakan bangsa ini bisa baik dan kokoh kalau pertaniannya juga baik dan kokoh. Pertanian itu ada di depan mata kita, pertanian adalah modal yang paling utama bagi negeri ini. Menjadi petani dipastikan menjadi orang yang tidak miskin. Oleh karena itu, bertani sudah menjadi pilihan," katanya.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi mengatakan, tren kebutuhan jagung nasional saat ini terus meningkat terutama untuk pakan ternak, industri pangan dan konsumsi. Karenanya pemerintah secara serius melakukan upaya untuk meningkatkan volume produksi.

Baca juga : Kuliah Umum di ULM, Mentan SYL Ajak Mahasiswa Perkuat Pertanian Indonesia

"Untuk itu panen hari ini membuktikan bahwa Kalsel mampu berkontribusi bagi pemenuhan kebutuhan jagung nasional. Suwandi berharap panen ini terus berlanjut dan mampu meningkatkan pendapatan petani disaat resesi seperti sekarang," katanya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kalsel Syamsir Rahman menyampaiakan terimakasih atas arahan dan dukungan Mentan SYL terhadap pembangunan pertanian di Kalimantan. Dia menjelaskan, ada 200 hektare dari total 600 hektare yang kini masuk masa panen raya.

"Alhamdulilah kita bahkan bisa surplus sampai 42 ribu ton. Karena itu, petani tidak mengenal inflasi, resesi, covid pun petani tetap menanam. Petani sudah berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara ini. Kami tetap ada dibelakang Pak Mentri dan tetap mendorong pertanian itu hebat," jelasnya.

Selain jagung, kata Syamsir, Kalimantan Selatan juga memiliki kecukupan beras yang melimpah dan bahkan mampu menyuplai ke beberapa wilayah lain. Potensi beras dan jagung sama-sama besar mengingat Kalsel merupakan wilayah subur dengan hamparan lahan pertanian yang cukup luas.

"Beras di kita (Kalsel) melimpah sama halnya dengan jagung. Bahkan beras kami juga surplus dan mampu mencukupi masyarakat setiap tahun," jelasnya. (RO/OL-7)

Baca Juga

Ist

Sambut Traveling Tahun 2023, Biro Travel dan Tur Hadirkan Promosi

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 12:53 WIB
Seiring dengan aktivitas traveling yang meningkat pesat sejak tahun lalu, biro travel dan tur juga berinovasi dengan portfolio produk...
ANTARA FOTO/Yulius Satria W

Ekonom Prediksi Inflasi Januari 2023 Turun Menjadi 0,42 Persen

👤Despian Nurhidayat 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 12:32 WIB
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) akan mencapai 0,42% pada Januari 2023, turun dibandingkan capaian Desember 2022 sebesar...
dok.ant

Pengamat : PHK Massal di Perusahaan Teknologi Global Akibat Euforia

👤Despian Nurhidayat 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 12:05 WIB
BEBERAPA minggu terakhir, dunia dikejutkan oleh PHK massal yang dilakukan perusahaan teknologi dunia. Beberapa di antaranya adalah Amazon,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya