Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan), dalam hal ini Direktorat Jenderal Perkebunan, meluncurkan corporate identity sebagai lambang era baru perkebunan Indonesia. Kehadiran lembaga ini diharapkan mampu mentransformasi nilai kerja bioindustri perkebunan yang memiliki fokus, responsif, dan kolaboratif.
Peluncuran secara resmi dilakukan langsung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Hotel Green Forest, Pamoyanan, Kota Bogor, Sabtu (19/11) sore. SYL mengatakan bahwa perkebunan merupakan salah satu penopang ekspor pertanian Indonesia dengan capaian total Rp485,16 triliun atau naik 7,29% apabila dibandingkan dengan periode yang sama di 2021.
"Memang kita harus fokus dan terarah dalam membangun perkebunan. Perkebunan itu harus punya prioritas terhadap komoditas yang akan ditingkatkan. Karena itu, efisiensi pemanfaatan sumber daya harus terukur untuk menetapkan target dan tujuan. Semua petani harus bersatu dalam corporate ini," ungkap SYL saat memberikan arahannya.
Menurut SYL, perkebunan Indonesia ialah etalase dunia yang memiliki kekuatan besar terhadap tumbuh kembangnya ekonomi bangsa. Karena itu, SYL ingin semua produk kopi, cokelat, maupun komoditas lain selalu ada di semua pasar dunia. "Saya yakin perkebunan Indonesia akan menjadi perkebunan yang paling hebat besok. Perkebunan Indonesia ialah etalase bagi semua perusahaan di dunia yang menyediakan kopi cokelat dari Indonesia," katanya.
Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Andi Nur Alam Syah menambahkan bahwa saat ini terdapat tujuh program prioritas yang menjadi reorientasi ke depan. Di antaranya program Logistik Benih Perkebunan (BUN500) yang terdiri dari penguatan nursery dan perbenihan mandiri. "Kami punya program Perkebunan Partisipatif atau Pasti yang terdiri dari peningkatan kapasitas usaha kelapa genjah pandan wangi. Ada program Pabrik Mini Minyak Goreng atau Pamigo." Ada pula Ekosistem Perkebunan (Eksis) melalui Korporasi Kopi (Java Preanger Lestari Mandiri-JPLM) serta Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) melalui program kelapa sawit tumpang sari tanaman pangan (Kesatria).
Nur Alam menegaskan bahwa inilah saatnya Indonesia membangun kekuatan bersama melalui subsektor perkebunan yang jauh lebih maju, mandiri, dan modern melalui lembaga era baru corporate identity. "Kami percaya perkebunan ialah mata rantai harmonis yang selaras dengan harapan masyarakat dan bangsa Indonesia. Inilah saatnya perkebunan membangun kekuatan untuk menjawab tantangan ke depan," tutupnya. (OL-14)
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Itulah pertaruhan penegakan hukum di negeri ini. Hukum yang wajahnya penuh jelaga. Hukum yang katanya sama untuk semua tapi faktanya beda-beda tergantung siapa yang berpunya dan berkuasa.
POLDA Metro Jaya menyebut bahwa kasus pemerasan oleh eks Ketua KPK Firli Bahuri terhadap Syahrul Yasin Limpo (SYL) terus berjalan.
Proses hukum kasus pemerasan ini sudah cukup terlalu lama dan berlarut-larut. Hal itu tentunya akan menimbulkan ketidakpastian hukum.
Kapolri tak menekankan target penyelesaian kasus Firli. Dia hanya menegaskan hal itu menjadi fokus Polri untuk segera dituntaskan.
Penyidikan atas penanganan perkara a quo pada tanggal 23 Desember 2024 pukul 10.00 WIB di Gedung Bareskrim telah dilakukan koordinasi dengan KPK RI terkait penanganan perkara tersebut.
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak menjamin penyidikan berjalan secara profesional, yakni prosedural dan tuntas. Kemudian, transparan dan akuntabel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved