Minggu 13 November 2022, 18:41 WIB

Pendapatan Cemindo Gemilang Tumbuh 17,5% Jadi Rp6,9 Triliun

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Pendapatan Cemindo Gemilang Tumbuh 17,5% Jadi Rp6,9 Triliun

DOK MI.
Ilustrasi.

 

PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT) membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 17,5% menjadi Rp6,91 triliun hingga September 2022 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp5,88 triliun. Perseroan menerapkan strategi inovatif serta melakukan perencanaan yang cermat untuk mengatasi berbagai tantangan, terutama kenaikan harga energi dan biaya logistik.

Direktur Keuangan Cemindo Gemilang, Ameesh Anand, menjelaskan perseroan membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 17,5% secara YoY dan mempertahankan EBITDA menjadi sekitar Rp1,45 triliun untuk periode yang sama. Strategi inovatif juga mampu meningkatkan pangsa pasar perseroan menjadi 7% hingga September 2022 dari posisi 6,2% di periode yang sama 2021.

Guna mendukung kinerja keuangan, lanjut dia, perseroan melakukan pembiayaan kembali pinjaman dalam kurs rupiah menjadi dolar AS (US$) yang selesai pada Desember 2021. Ini mampu mengefisienkan biaya bunga yang turun sekitar Rp84 miliar yaitu sekitar 6,35% dari penjualan dibandingkan 8,9% dari penjualan untuk periode yang sama tahun lalu. "Tahun 2022 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi industri semen di seluruh dunia, karena biaya input utama terutama energi dan biaya logistik telah meningkat jauh lebih tinggi daripada tingkat inflasi umum," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (13/11).

Dia menambahkan, dengan perencanaan cermat dan menjaga hubungan erat dengan vendor, perseroan dapat mengamankan sebagian besar dari kebutuhan batu bara melalui rute DMO. "Kami berterima kasih kepada Asosiasi Semen Indonesia (ASI) dan pemerintah Indonesia yang mendukung produksi semen di Indonesia secara berkelanjutan," paparnya.

Menurut dia, di sisa 2022 atau kuartal IV, perseroan masih menghadapi perlambatan ekonomi global dan terus mencari cara inovatif untuk meningkatkan penjualan dan profitabilitas. "Perseroan yakin dapat memenuhi target pertumbuhan pendapatan sebesar 15% untuk 2022," jelasnya. 

Head of Research Praus Capital, Alfred Nainggolan, menilai meski membukukan pertumbuhan pendapatan yang cukup solid dalam periode sembilan bulan 2022, Cemindo Gemilang masih harus mengantisipasi tren konsumsi lokal serta berhati-hati dengan kinerja profitabilitasnya. "Secara pertumbuhan, konsumsi semen mulai mengalami perbaikan yang ditopang kenaikan demand, sejalan (in line) dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif sejak kuartal IV 2021 hingga kuartal III 2022). Namun kondisi ini belum pulih seperti kondisi 2019 (pra-covid)," jelasnya.
 
Untuk 2023, lanjut dia, konsumsi semen akan sangat berharap pada permintaan domestik tetapi pertumbuhannya masih sangat kecil. "Itu pun dengan memasukkan proyek berjalan pemerintah seperti proyek strategis dan IKN. Selain itu tantangan pertumbuhan industri semen masih dihadapkan pada kondisi over supply yang cukup besar," ucapnya.

Sedangkan dari sisi kinerja keuangan, lanjut dia, memang terjadi terjadi kenaikan pendapatan perseroan dalam periode sembilan bulan 2022, tetapi terjadi penurunan margin laba, baik margin kotor dan margin usaha. "Hal ini mengindikasikan peningkatan penjualan disebabkan mempertahankan/penurunan harga jual yang dilakukan saat biaya produksi atau operasional meningkat. Dengan strategi itu, perseroan mampu meningkatkan penjualan atau mampu menjaga dan bahkan memperbesar pangsa pasar, tetapi mengorbankan margin keuntungan," ujarnya. 

Dia juga menyoroti tantangan terbesar emiten semen untuk tahun depan antara lain persaingan yang cukup berat di antara produsen semen di Tanah Air, khususnya para pemain besar seperti Semen Indonesia Group dan Indocement. "Kondisi over supply akan membuat tidak ada penambahan kapasitas oleh produsen semen Tanah Air. Selain itu, inflasi yang berdampak pada kenaikan biaya produksi dan operasional, dan diikuti potensi penurunan daya beli," paparnya. (OL-14)

Baca Juga

Dok MI

ADB Kucurkan Pinjaman US$500 Juta untuk Dukung Reformasi Sektor Energi

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 29 November 2022, 17:56 WIB
Pinjaman ini juga diperuntukan memperluas investasi sektor swasta di bidang energi bersih dan...
Ist

Kecelakaan Kerja, Pegawai BNI Dapat Santunan Rp439 Juta dari BPJAMSOSTEK

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 29 November 2022, 17:51 WIB
BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Grha BPJamsostek menyerahkan santunan kepada ahli waris yang diterima Lailatul Maghfiroh dengan total...
MI/Haryanto

OJK Jateng dan DIY Perkuat Sinergi Dan Keterbukaan Dengan Wartawan

👤Haryanto/Widjajadi 🕔Selasa 29 November 2022, 17:20 WIB
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 3 Jawa Tengah & DIY memperkuat sinergi dan keterbukaan di bidang stabilitas sistem...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya