Kamis 10 November 2022, 18:30 WIB

Dampak IKN Sangat Terasa, Wulandari Bangun Laksana Ekspansi

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Dampak IKN Sangat Terasa, Wulandari Bangun Laksana Ekspansi

Dok. BSBK
Kawasan superblok Balikpapan

 

Pemerintah telah memulai pembangunan fisik ibu kota baru IKN Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur6 (Kaltim). Dampak positif dari pembangunan IKN sudah sangat terasa di Kaltim.

Untuk mendukung rencana pembangunan di IKN, PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) akan menyiapkan dana sebesar Rp100 miliar untuk pembelian tanah seluas sekitar 1,2 hektar di wilayah kota Balikpapan dan sekitarnya.

Rencana pembelian lahan baru akan meningkatkan jumlah land bank yang telah dimiliki BSBK saat ini, sehingga dapat mendukung rencana ekspansi di masa yang akan datang guna menangkap peluang bisnis dari pengembangan IKN.

Rencana perpindahan IKN ke provinsi Kaltim sudah sangat terasa dampaknya. Itu karena pembangunan proyek pendukung IKN melibatkan banyak tenaga kerja baik lokal dan luar Balikpapan sehingga dampak lain dari proyek ini selain kebutuhan sandang, pangan, otomatis permintaan properti juga meningkat.

Direktur Utama BSBK, Christopher Sumasto Tjia mengemukakan, manajemen BSBK, emiten properti dan real estat berbasis di Kota Balikpapan ini sangat merasakan pembangunan dan pengembangak kawasan IKN. “Kami sangat merasakan dampak positif dari pembangunan IKN,” katanya dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (10/11).

Rencananya, tahun 2024 sudah mulai ada pemindahan untuk kantor pemerintah dan beberapa fungsi pelayanan telah dilakukan secara bertahap hingga nantinya seluruh kantor pemerintahan dipindah ke wilayah baru. “Bagi kami, kepindahan ibu kota negara ini merupakan peluang emas untuk ekspansi di wilayah baru,” katanya.

Christopher menilai, pemindahan IKN ke provinsi baru akan mampu memberi dampak positif terhadap ekonomi nasional.

Pembangunan IKN akan memberikan dorongan investasi yang lebih luas pada wilayah lain serta menjadi salah satu pendorong investasi terkuat di provinsi lain.

IKN akan menjadi sumber pertumbuhan baru yang selanjutnya akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan percepatan kesejahteraan di wilayah sekitar IKN. Pembangunan kawasan IKN Nusantara diyakini bisa memberikan dampak ekonomi baik dalam jangka pendek, menengah hingga dampak panjang.

Dalam jangka pendek, pembangunan IKN Nusantara dapat mendorong kegiatan ekonomi melalui investasi infrastruktur di wilayah IKN dan sekitarnya.

Berdasarkan informasi yang didapat terkait perpindahan ASN ke IKN, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengatakan pemerintah menyiapkan empat skenario pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Empat skenario tersebut adalah pertama pemindahan sebanyak 2.000 ASN, kedua sebanyak 5.700 ASN, ketiga sebanyak 60.000 ASN, dan keempat sebanyak 100.000 ASN. Pemindahan ASN sendiri akan dilakukan mulai periode 2024.

Selain itu, dalam memindahkan ASN ke IKN Nusantara, pemerintah akan melihat realisasi pembangunan sistem pendukung, seperti penyediaan tata ruang, ketersediaan kantor, dan prioritas dalam urusan pemerintahan.

Menurut Christopher, pindahnya IKN menjadi momentum yang pas sekaligus kesempatan emas bagi BSBK untuk memperbesar potensi bisnis properti di kawasan Balikpapan. Ini didukung oleh produk-produk unggulan yang dimiliki BSBK dan berdiri di pusat kota dengan lokasi yang sangat strategis.

Produk-produk yang dimiliki BSBK berdekatan dengan pusat perbelanjaan, perkantoran, hiburan dan kebutuhan hidup lainnya. Selain lokasi yang strategis, yaitu berdiri di kawasan Balikpapan Superblock, BSBK didukung fasilitas lainnya, seperti pusat hiburan Pantai BSB, dan Aquaboom.

Christopher optimistis, lokasi strategis dan fasilitas lengkap dan berkualitas, mampu menjadi daya tarik bagi para investor untuk berinvestasi di kawasan prestisus ini.

“Di kawasan Balikpapan Superblock itu, BSBK menyediakan sarana olahraga, seperti CNC Fitness Center, BSB Bowling, dan pusat kuliner. BSBK ke depan menjadi perusahaan benchmark properti di kawasan Balikpapan yang menggarap proyek bertaraf internasional,” katanya.

BSBK yang resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau IPO pada, Selasa (8/11/2022) berhasil meraup dana segar Rp275 miliar. Dana IPO tersebut, antara lain akan digunakan untuk membeli tanah di IKN guna menangkap peluang bisnis proyek pengembangan di sana.

“Untuk pengembangan ke depannya BSBK berencana akan mengembangkan tower condotel dan apartemen di dalam kawasan Balikpapan Superblock yaitu Metropolis Condotel, The Sapphire Apartment dan Mansion Apartment, serta proyek BSB Beach Apartment,” tutup Christopher. (E-1)

 

 

Baca Juga

Ist/BPJS Ketenagakerjaan

Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Jadi Bantalan Pengaman Sosial

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 19:47 WIB
BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan mereka yang terkena PHK itu harus segera ditangani dengan Jaminan Kehilangan Pekerjaan...
Antara/M Ibnu Chazar.

Potensi Hanjeli sebagai Alternatif Bahan Pokok Beras

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 18:17 WIB
Pemerintah diminta memperkenalkan aneka komoditas lokal pengganti beras dengan komoditas lain yang setelah diteliti dan justru punya...
ANTARA FOTO/	FENY SELLY

Wapres Ungkap Strategi Pemerintah Antisipasi Gelombang PHK

👤Emir Chairullah 🕔Minggu 04 Desember 2022, 17:41 WIB
Pemerintah saat ini terus meningkatkan implementasi program padat karya untuk menyerap tenaga kerja yang bakal...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya