Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2022 mencapai 5,72% secara tahunan year on year (yoy). Ini merupakan pertumbuhan yang lebih tinggi dari pertumbuhan pada kuartal II sebesar 5,44% secara tahunan. Hasil itu pun melampaui capaian pada kuartal sama tahun sebelumnya sebesar 3,51% secara tahunan.
Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan perekonomian Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) pada kuartal III 2022 atas dasar harga berlaku (ADHB) tercatat sebesar Rp5.091,2 triliun. Kemudian, bila dilihat atas dasar harga konstan (ADHK) tercatat Rp42.976,8 triliun.
"Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi indonesia pada triwulan III jika dibandingkan dengan triwulan II atau secara kuartal ke kuartal (Q to Q) tumbuh sebesar 1,81%," ujar Margo dalam konferensi pers secara virtual, Senin (7/11).
Margo melanjutkan, jika dibandingkan dengan kuartal III 2021 atau secara tahunan, ekonomi Indonesia III 2022 tumbuh sebesar 5,72%. "Secara kumulatif pertumbuhan triwulan I hingga triwulan III 2022 dibandingkan dengan triwulan I hingga III 2021 tumbuh 5,40%," jelasnya.
Margo mengatakan, walaupun di tengah inflasi global dan ancaman resesi, pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini menandakan tren pemulihan ekonomi yang terus berlanjut dan semakin menguat. "Dengan pertumbuhan ekonomi yang impresif ini, tren pertumbuhan ekonomi tahunan semakin kuat dan menuju pemulihan," ucap Margo. (OL-14)
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk meninggalkan sikap wait and see atau bereaksi menunggu terhadap dinamika pasar.
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan masih terbuka peluang penurunan lanjutan suku bunga acuan atau BI Rate pada tahun ini.
Terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai menjadi langkah positif bagi penguatan kebijakan ekonomi nasional.
Proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF) yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 5,0% pada 2025 dan 5,1% pada 2026.
BI memutuskan menahan BI Rate di level 4,75% dalam RDG Januari 2026. Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved