Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) menetapkan harga penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) sebesar Rp450 per saham.
Perseroan mempublikasikan informasi tambahan dan/atau perbaikan atas prospektus ringkas, setelah menerima Surat Pernyataan Efektif Pencatatan Efek dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 31 Oktober 2022.
"Perseroan akan menerbitkan sebanyak 17.771.205.900 saham baru yang merupakan saham biasa atas nama yang dikeluarkan dari portepel perseroan dan ditawarkan kepada masyarakat dengan harga penawaran sebesar Rp450 setiap saham," kata VP Public Relations PT Global Digital Niaga Tbk Yolanda Nainggolan dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Dengan demikian, nilai saham yang ditawarkan dalam penawaran umum saham perdana perseroan secara keseluruhan adalah sebesar Rp7,997 triliun.
Selama masa penawaran awal (bookbuilding) yang telah berlangsung sejak 17 hingga 24 Oktober 2022, perseroan mendapatkan respons yang positif dari berbagai investor institusi, baik yang datang dari dalam maupun luar negeri.
Masa penawaran umum akan berlangsung 2-4 November 2022 yang mana itu merupakan periode yang tepat bagi para calon investor ritel (individual) yang ingin berpartisipasi untuk memiliki saham perusahaan yang akan menggunakan kode saham BELI tersebut.
Sedangkan, pencatatan saham perdana perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan akan dilakukan pada 8 November 2022.
"Melalui penawaran umum saham perdana, perseroan memiliki aspirasi untuk mendukung iklim investasi pasar modal di Indonesia, serta optimis dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, mulai dari pemerintah, mitra bisnis, hingga seluruh pelanggan di dalam ekosistem Blibli," ujar Yolanda.
Adapun dana yang diperoleh dari penawaran umum saham perdana setelah dikurangi seluruh biaya-biaya emisi saham, akan dialokasikan seluruhnya untuk keperluan pembayaran seluruh saldo utang fasilitas perbankan sekitar Rp5,5 triliun.
Sisanya akan digunakan oleh perseroan dan entitas anak sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan usaha utama dan pengembangan usaha perseroan. (Ant/E-1)
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung mendorong PT Bank Jakarta untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO).
Penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) dinilai masih memiliki ruang yang cukup besar ke depan.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat dua perusahaan berskala besar atau lighthouse company yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham.
PT Super Bank Indonesia Tbk (IDX: SUPA; “Superbank”), bank dengan layanan digital yang didukung oleh Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank, dan GXS, hari ini resmi mencatatkan saham perdananya.
Untuk proyeksi RNTH tahun 2026 dibuat dengan pendekatan konservatif.
LANGKAH besar kembali diambil oleh perusahaan teknologi asal Indonesia di panggung global. PT NusaTrip Incorporated (Nasdaq: NUTR) resmi melantai di bursa Nasdaq pada 15 Agustus 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan pentingnya dukungan terhadap investasi asing sebagai bagian dari upaya mempercepat kemakmuran nasional.
Indonesia mendorong penyelesaian perundingan reviu ASEAN-India Trade in Goods Agreement (AITIGA) pada akhir 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved