Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022 menunjukkan adanya peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari menyebut hasil SNLIK 2022 menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68% dan inklusi keuangan sebesar 85,10%.
"Nilai SNLIK pada tahun ini meningkat dibanding hasil SNLIK 2019, yaitu indeks literasi keuangan 38,03% dan inklusi keuangan 76,19%," ujar Friderica dalam penutupan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2022, Sabtu (29/10).
Baca juga: BUMN Jadi Kunci Transformasi Keuangan Digital Negara
Adapun SNLIK bertujuan untuk memetakan indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia, termasuk literasi keuangan digital. Pengambilan data SNLIK 2022 dilaksanakan pada Juli-September 2022 di 34 provinsi, yang mencakup 76 kota/kabupaten.
Terdapat 14.634 responden dengan rentang usia 15-79 tahun. Adapun metode wawancara dilakukan secara tatap muka dan dibantu dengan sistem Computer-Assisted Personal Interviewing (CAPI).
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyampaikan angka literasi dan inklusi telah mendekati rasio 3 banding 5. Artinya, 3 dari 5 orang yang mengakses produk keuangan sudah mengerti betul tentang produk tersebut.
Baca juga: BI Perlu Menjaga Selisih Bunga Acuan dengan The Fed
"Jika sebelumnya rasionya hanya 1 banding 2, di mana tiap 2 orang yang mengakses keuangan, salah satunya belum betul-betul mengerti soal produk atau layanan yang diambil," jelas Mahendra.
"Hasil dari survei nasional literasi inklusi keuangan angka itu sudah naik, sudah lebih mendekati 3 dari 5 yang mengerti literasinya," imbuhnya.
Literasi dan inklusi keuangan dikatakannya memiliki peranan penting dan strategis. Diharapkan. dapat menjadi solusi yang tepat untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi covid-19.(OL-11)
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersama CIMB Niaga Finance mempertegas komitmennya dalam memperluas literasi keuangan
Sepanjang 2025, Asuransi Jasindo secara konsisten menggelar berbagai program literasi keuangan dan asuransi di 11 kota di Indonesia.
Inovasi berkelanjutan menjadi kunci bagi industri keuangan digital untuk tetap relevan dan dipercaya masyarakat.
Generasi muda Indonesia menunjukkan pergeseran signifikan dalam cara mempersiapkan masa depan finansial mereka.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat fungsi pelindungan konsumen di sektor jasa keuangan dengan menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 38 Tahun 2025.
Menkop Ferry mencontohkan kiprah koperasi penyandang tunanetra yang memproduksi Al Qu'ran braille dan menyumbangkannya ke masjid.
1.000 peserta hadir secara fisik maupun daring untuk mendapatkan teori, praktik dan berdiskusi langsung bersama fasilitator, serta simulasi pengelolaan keuangan harian.
Dana CSR sebesar Rp 100.000.000 disampaikan kepada Penyandang Disabilitas melalui Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI).
Di tengah perekonomian yang makin kompleks dan layanan keuangan digital yang berkembang pesat, literasi keuangan menjadi keterampilan penting bagi generasi muda Indonesia.
Meningkatnya akses layanan keuangan digital di kalangan remaja Indonesia membawa konsekuensi baru: paparan terhadap perilaku finansial yang tidak sehat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved