Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA emas turun pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (13/10/2022), berbalik melemah dari kenaikan sesi sebelumnya karena data ekonomi menunjukkan inflasi berlanjut di Amerika Serikat dan investor menghindari taruhan besar menjelang data inflasi utama minggu ini.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, tergelincir 8,50 dolar AS atau 0,5 persen, menjadi ditutup pada 1.677,50 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di 1.685,10 dolar AS dan terendah sesi di 1.668,00 dolar AS.
Emas berjangka terangkat 10,80 dolar AS atau 0,64 persen menjadi 1.686,00 dolar AS pada Selasa (11/10/2022), setelah anjlok 34,10 dolar AS atau 1,99 persen menjadi 1.675,20 dolar AS pada Senin (10/10/2022), dan jatuh 11,5 dolar AS atau 0,67 persen menjadi 1.709,30 dolar AS pada Jumat (7/10/2022).
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Rabu (12/10/2022) bahwa indeks harga produsen (IHP), ukuran harga yang diperoleh bisnis AS untuk barang dan jasa yang mereka hasilkan, meningkat 0,4 persen pada September, lebih tinggi dari perkiraan pasar untuk kenaikan 0,2 persen.
Data inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi memperkuat ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan terus secara agresif menaikkan suku bunga, sehingga meredam emas.
Tak lama setelah lantai perdagangan emas ditutup, risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dirilis. Risalah menunjukkan bahwa melihat sedikit bukti inflasi turun lumayan, Federal Reserve bertujuan untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi sampai melihat bukti "menarik" penurunan inflasi.
Risalah menunjukkan bahwa pembuat kebijakan menyatakan keprihatinan atas persistensi inflasi yang tinggi, dan banyak yang lebih khawatir melakukan terlalu sedikit tindakan untuk mengendalikan inflasi daripada terlalu banyak.
Pedagang juga dengan hati-hati menunggu laporan indeks harga konsumen (IHK) AS untuk September yang akan dirilis pada Kamis waktu setempat, untuk indikasi terbaru tentang gambaran inflasi. Para analis memperkirakan inflasi harga konsumen, pengukur inflasi yang lebih diawasi menunjukkan inflasi tetap mendekati level tertinggi 40 tahun.
Harga emas masih bertahan di bawah level support utama 1.700 dolar AS, karena tekanan dari dolar meningkat di tengah sinyal yang lebih hawkish dari Federal Reserve.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 54,9 sen atau 2,82 persen, menjadi ditutup pada 18,938 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 18,10 dolar AS atau 2,01 persen, menjadi ditutup pada 881 dolar AS per ounce. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Kembali Turun Selama Tiga Hari Berturut-turut
Panduan terbaru cara beli emas Antam 2026 secara resmi via Butik Emas, website, hingga aplikasi digital. Lengkap dengan syarat NPWP dan aturan pajak.
Harga emas Antam hari ini, Senin 2 Maret 2026, melonjak tajam Rp50.000 menjadi Rp3.135.000 per gram. Simak tabel harga lengkap dan analisis penyebabnya di sini.
HARGA emas dunia mencatatkan rekor sejarah baru pada perdagangan Senin (2/3).
Harga emas hari ini di Pegadaian, Senin 2 Maret 2026: Emas UBS tembus Rp3.167.000/gram dan Galeri 24 naik ke Rp3.130.000/gram. Cek tabel harga lengkapnya.
HARGA emas dunia diperkirakan melesat tajam menyusul eskalasi perang antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat.
Harga emas UBS hari ini 1 Maret 2026 tembus Rp3.123.000 per gram di Pegadaian. Simak rincian lengkap harga emas Galeri24 dan UBS yang meroket tajam hari ini.
PROVINSI DKI Jakarta mencatat inflasi sebesar 0,63% (month to month/mtm) pada Februari 2026, berbalik dari kondisi deflasi 0,23% (mtm) pada Januari 2026.
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah, khususnya yang melibatkan Iran, berpotensi memicu dampak ekonomi global.
BPS juga menyoroti bahwa Februari 2026 bertepatan dengan momen Ramadan. Berdasarkan historis lima tahun terakhir, inflasi selalu terjadi saat Ramadan dengan besaran yang berfluktuasi.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
Harga cabai rawit merah melonjak drastis dari Rp100.000 menjadi Rp140.000 per kilogram. Selain karena permintaan, faktor cuaca juga berpengaruh besar.
Cuaca buruk yang terjadi beberapa bulan terakhir cukup memengaruhi produksi yang berdampak berkurangnya pasokan. Di sisi lain, permintaan masyarakat cenderung meningkat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved