Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGUNAAN rokok elektrik di Indonesia terus meningkat. Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) memperkirakan saat ini terdapat 2,2 juta pengguna rokok elektrik (vape) atau meningkat dari tahun lalu yang sebesar 1,5 juta.
Pertumbuhan pasar tersebut seiring makin tingginya kesadaran perokok untuk mengonsumsi nikotin yang lebih aman. Asosiasi memperkirakan, potensi pasar vape di Indonesia bisa mencapai Rp7,9 triliun.
Asosiasi memperkirakan ada 80 juta orang perokok di Indonesia sehingga membuat Indonesia menjadi pasar yang menarik bagi produsen rokok elektrik global. Salah satunya Okino yang meluncurkan produk vape terbaru yang diberi label C100 di Jakarta, akhir pekan lalu.
Produk C100 memiliki teknologi eksklusif “O-tape coil” yang dapat mengunci rasa dan aroma sejak e-liquid disuntikkan. Teknologi ini menjamin rasa yang dihisap tidak berubah. Para penikmat vape sudah dapat melakukan pra-pesan di situs resmi Okino.
“Okino sudah mendapat banyak pesanan dari banyak distributor di Indonesia dan meraih perhatian besar dari para vapers muda. tingginya minat vapers terhadap C100 ini menjadi langkah awal kesuksesan Okino,” kata William Shi, Brand Manager Okino dalam keterangan yang diterima, Senin (16/9).
Okino adalah bagian dari merek dagang produsen vape asal Tiongkok, Innokin yang berpengalaman memproduksi rokok elektrik sejak 2011. Saat ini produk Innokin sudah dipakai oleh lebih 10 juta oran yang tersebar di 80 negara.
Dikatakan William, C100 adalah produk RDTL pertama yang berbasis koil O-tape. Produk ini memiliki kinerja tinggi dalam proses pemulihan dan mentranmisikan rasa e-liquid yang sempurna. Alhasil, kesan yang dirasakan saat vaping hampir sama dengan aroma yang dikeluarkan.
"Vapers dapat merasakan sensasi dan pengalaman terbaik. Meski C100 adalah produk RDTL, produk ini memungkinkan pengguna untuk merasakan kenikmatan asap besar setiap saat. Selain itu, teknologi ini juga mampu memperpanjang masa pakai koil O-tape," katanya.
Selain itu, C100 memiliki desain unik dengan enam pilihan warna Dimensinya yang mungil, yakni 104 x 25 mm membuatnya sekecil snickers bar.
"Pengguna dapat memegang C100 di tangan atau menggantungnya di leher, sehingga sangat mudah membawa Okino C100 ke mana saja. Memakainya tidak hanya menjadi fesyen bagi anak muda, tapi juga sejalan dengan gaya Okino," pungkasnya. (RO/OL-15)
Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa aerosol dari vape mengandung zat berbahaya seperti partikel halus, logam berat, dan senyawa organik volatil yang dapat masuk
Kajian BRIN yang dirilis pada November 2025 menjadi rujukan awal penting dalam memperkuat landasan ilmiah bagi kebijakan pengendalian tembakau.
INDONESIA saat ini sedang menghadapi situasi meningkatnya jumlah perokok dengan prevalensi mencapai 7,2% dari jumlah penduduk. I
Maladewa resmi melarang generasi muda lahir setelah 2007 merokok, membeli, atau menjual tembakau.
Vape atau rokok elektrik kini menjadi tren populer, terutama di kalangan anak muda, karena desainnya yang menarik dan berbagai pilihan rasa cairan
Vape memang menyimpan banyak risiko kesehatan, bahkan lebih berbahaya daripada rokok konvensional dalam beberapa aspek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved