Rabu 14 September 2022, 22:40 WIB

Penghapusan Daya Listrik 450 VA Masih Sebatas Usulan

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Penghapusan Daya Listrik 450 VA Masih Sebatas  Usulan

Antara
Ilustrasi

 

KETUA Said Abdullah mengatakan, daya listrik 450 Volt Ampere (VA) dipastikan akan tetap ada di tahun depan. Sebab, sejauh ini dalam pembahasan RAPBN 2023, tidak ada kesepakatan mengenai penghapusan penggunaan daya listrik tersebut.

"RUU APBN 2023 masih menggunakan struktur yang sama. Ini (penghapusan daya listrik 450VA) masih wacana berupa usulan," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (14/9).

Said menambahkan, kalau pun usulan itu nantinya diterima dan diterapkan, maka penghapusan itu tidak dapat dilakukan secara cepat. Percepatan pengalihan penggunaan daya listrik 450 VA ke 900 VA hanya bisa dilakukan jika pengguna telah mengalami peningkatan ekonomi.

"Terhadap keluarga kemiskinan parah dengan 450 VA tentu tidak bisa kita lakukan dengan serta merta ke 900 VA," jelasnya.

Usulan tersebut juga sedianya sekaligus mendorong PT PLN melakukan pemutakhiran data pengguna. Dengan begitu, perseroan dinilai mampu melakukan penilaian berdasarkan konsumsi listrik secara bulanan.

Bila memang pengguna daya listrik 450 VA tersebut dirasa mampu untuk beralih ke daya 900 VA, maka tidak serta merta pula subsidi listrik kepada pengguna tersebut dicabut.

"Kita dorong mereka ke 900 VA, namun subsidinya juga kita tambah jika mereka bergeser dari 450 VA ke 900 VA dan ini harus dilakukan secara bertahap," terang Said.

Wacana penghapusan daya listrik 450 VA mencuat ketika Banggar melakukan rapat Panitia Kerja A RUU APBN 2023 pada Senin (12/9). Said kala itu mengusulkan agar pengguna daya listrik 450 VA dialihkan ke 900 VA.

Usulan itu juga menurutnya sejalan dengan upaya pemerintah untuk menggalakkan penggunaan kompor listrik. Sebab, menurutnya daya listrik 450 VA tidak mampu menanggung beban penggunaan kompor listrik.

Selain itu, saat ini pengguna listrik 450 VA yang terekam oleh data pemerintah dan DPR hanya sebanyak 9,55 juta pelanggan yang masuk ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial. Sedangkan 14,75 juta pengguna listrik 450 VA lainnya tidak masuk ke dalam data terpadu tersebut.

"(Pelanggan listrik 450 VA) yang non DTKS ada dua kemungkinan, secara faktual miskin tetapi belum masuk pendataan penerima bantuan sosial dari Kemensos karena datanya belum masuk, tetapi bisa juga telah terjadi peningkatan ekonomi tetapi masih menggunakan voltase 450, untuk itu kita berharap Kemensos dan PLN melakukan pemutakhiran data pelanggan listrik 450 VA," urai Said.

Usulan tersebut kemudian memantik kegaduhan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, apa yang disampaikan oleh Ketua Banggar itu hanya sekadar usulan dan merupakan sesuatu yang sah. Namun, itu tidak berarti pemerintah akan langsung menghapus daya listrik 450 VA.

"Usulan pengalihan tersebut masih memerlukan kajian dan pembahasan yang lebih detail termasuk analisis cost and benefit sehingga harus dipastikan rencana tersebut tidak memberatkan pelanggan yang menjadi sasaran," ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi melalui keterangan resmi, Rabu (14/9).

Keterangan Kementerian ESDM menyebutkan, dari 14,8 juta pelanggan 450 VA non DTKS, saat ini telah dilakukan survei untuk 12,2 juta, dan menghasilkan sekitar 50,1% yang berhak menerima subsidi, dan sekitar 49,9% atau 6,1 juta yang ditengarai tidak tepat sasaran. "Angka ini berpotensi bertambah sampai survei dilakukan seluruhnya," tandasnya. (OL-8)

Baca Juga

dok.kemetan

Tani AKUR, Solusi Kementan bagi Petani Milenial Raih Sukses

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 19:37 WIB
KEMENTERIAN Pertanian tiada henti mengajak para petani milenial RI untuk menekuni pertanian melalui berbagai kemudahan, program teranyar...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Pengamat: Ciptakan Lapangan Pekerjaan Seluasnya untuk Atasi Garis Kemiskinan

👤Ficky Ramadhan 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 16:46 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan garis kemiskinan berdasarkan total pengeluaran bulanan dari setiap orang untuk memenuhi kebutuhan...
Dok. Skandinavia Apartement

Fasilitas yang Fokus pada Keluarga jadi "Senjata" Skandinavia Pasarkan Apartemen

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 16:41 WIB
Apartemen yang memiliki konsep desain interior sesuai dengan namanya, Scandinavian, terus-menerus menyuguhkan fasilitas terbaik, seperti...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya