Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan, Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan pemerintah terkait penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akan diberikan secara bertahap mulai bulan ini.
"Pembayaran pertama bulan ini Rp300 ribu, berikutnya mungkin pada November," kata dia saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/9).
Pemerintah telah memutuskan untuk mengalihkan dana subsidi BBM ke bantuan sosial dalam rangka menjaga daya beli masyarakat, sekaligus menghindari naiknya jumlah penduduk prasejahtera.
Dana yang disiapkan bendahara negara untuk program BLT tersebut mencapai Rp12,4 triliun untuk 20,65 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap KPM nantinya akan menerima dana bantuan sebesar Rp600 ribu untuk 4 bulan. Penyaluran BLT dilakukan sebanyak dua kali, masing-masing sebesar Rp300 ribu.
"Jadi besarnya Rp600 ribu dalam dua kali pembayaran. Ini September dan Oktober Rp300 ribu, nanti November dan Desember Rp300 ribu," terang Suahasil.
Selain menyalurkan BLT, pemerintah juga akan kembali menyalurkan Bantuan Subsisi Upah (BSU) kepada pekerja dengan gaji maksimal Rp3,5 juta dan merupakan peserta dari BPJS Ketenagakerjaan. Besaran dana bantuan yang akan diterima sama dengan BLT, yakni Rp600 ribu.
Lebih lanjut, kata Suahasil, pemerintah juga meminta pemerintah daerah untuk membantu upaya menjaga daya beli masyarakat di wilayah masing-masing. Hal tersebut telah dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022 yang diteken oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada 5 September 2022.
"Ini bisa diberikan untuk usaha mikro, usaha kecil, sektor transportasi seperti ojek atau kendaraan bermotor lainnya. Kalau di daerahnya sektor transportasinya lebih banyak yang apa? Daerah kelautan mungkin perahu, ya Silakan. Spesifik daerah masing-masing," pungkasnya. (OL-8)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) hari terakhir yang dilaksanakan di Kantor Pos Cikini, Jakarta Pusat.
Pemerintah menyalurkan BLT Kesra tersebut sekaligus untuk tiga bulan yakni Oktober, November dan Desember 2025.
Pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terdampak bencana Sumatra.
Pos Indonesia menunjukkan perannya sebagai perpanjangan tangan negara melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kota Padang.
Bantuan langsung tunai (BLT) untuk para korban bencana Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi sebagian warga, Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) menjadi penyangga penting.
MENTERI Energi dan Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membenarkan rencana pemerintah menghapus subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan diganti menjadi bantuan langsung tunai (BLT).
MENTERI Energi dan Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membenarkan rencana pemerintah menghapus subsidi bahan bakar minyak atau subsidi BBM dan diganti menjadi bantuan langsung tunai (BLT).
Pemberian BLT hari ini merupakan kompensasi dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) 2022 lalu.
Kementerian Keuangan yang telah melakukan pembayaran dana kompensasi Bahan Bakar Minyak (BBM) Periode Triwulan III Tahun 2022 sebesar Rp98,77 triliun (termasuk pajak).
Muhammad Rudi menjelaskan dalam penyaluran BLT BBM, Pemko Batam menggandeng PT Pos Indonesia karena percaya dengan kinerja BUMN tertua ini dalam menyalurkan bantuan.
PT Pos Indonesia mengejar waktu penyaluran BLT BBM tahap 2, PKH, dan bansos sembako (Bantuan Pangan Non Tunai/BPNT) tidak melebihi target yang ditetapkan Kemensos.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved