Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) HM Jusuf Kalla menegaskan mendorong kemandirian di bidang ekonomi dimulai dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) karena tidak ada usaha yang langsung menjadi besar.
"Banyak usaha-usaha kecil yang perlu kita dorong dan itu menjadi salah satu tugas dari perbankan juga untuk mendukungnya. Mulai dari usaha mikro yang didorong jadi usaha kecil, kecil jadi menengah, lalu menengah jadi besar," kata Kalla saat membuka Pelatihan dan Pemberdayaan UMKM Kuliner terbesar di Indonesia timur, yang mengangkat tema 'UMKM Brilian Sahabat Masjid', Kamis (25/8) sore.
Menurutnya, dengan kegiatan tersebut, semua pihak ingin mendorong usaha-usaha menjadi lebih baik, karena semua usaha butuh keterampilan, butuh usaha juga modal tapi yang penting adalah semangat.
Baca juga: Inovasi Penjaminan dan Pendampingan Jamkrindo Bantu UMKM Go International
"Pelatihan apa pun yang diberikan kalau tanpa semangat tidak bisa berhasil. Jadi harus gabungan semuanya, usaha, doa, modal dan semangat. Jadi langkah awal untuk mencapai tujuan harua berani," jelas Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI itu.
Kegiatan itu dilakukan di Aula Masjid Al Markaz Al Islami, yang dikenal juga sebagai masjid dua Jusuf di Makassar, Sulawesi Selatan, karena, bagi Kalla, masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tapi juga untuk memakmurkan masyarkat, baik di bidang sosial dan ekonomi dan masih banyak hal lainnya.
Regional CEO BRI Makassar Rahmat Arif mengungkapkan, dua tahun sebelumnya, pandemi covid-19 memporak-porandakan perekonomian Indonesia. Sebanyak 6 juta lebih UMKM terdampak, sehingga perlu dorongan.
"Alhamdulillah ekonomi sudah menggeliat, dan BRI ingin ikut mendorong," ungkapnya.
Adapun tujuan dari pelatihan yang digelar bersama Yayasan Masjid Al Markaz Al Islami itu ada tiga, yaitu menjadikan UMKM bisa naik kelas, UMKM bisa mengakses layanan perbankan, da menggalakkan perekonomian dari masjid.
Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan Masjid Al Markaz Al Islami Husain Abdullah menambahkan kegiatan pelatihan digelar agar kualitas produksi dari pelaku UMKM bisa bertambah.
"Tentu mereka diberi bekal untuk menjaga higienitas, lalu diberi supporting, untuk bisa menyesuaikan diri, misalnya juga bisa terkoneksi secara online. Itu bisa mereka pahami, dan meningkatkan nilai tambah," tambahnya.
Kegiatan tersebut punya banyak rangkaian, dan akan dilakukan tidak hanya sekali, tapi berkali-kali.
"Tentu itu akan meningkatkan kualitas dalam hal pelayanan, yang untuk saat ini khusus kuliner. Mereka nanti bisa menyusun usaha dengan baik, bagaimana mendapat permodalan dan tentu dibekali cara penyajian yang menarik," pungkas Husain. (OL-1)
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menceritakan perbedaan penanganan tsunami Aceh pada 2004 silam dengan banjir yang melanda Sumatra pada tahun ini.
Jusuf Kalla menegaskan bantuan asing ke Aceh diperbolehkan selama untuk kemanusiaan dan terkoordinasi. PMI fokus pada logistik dan kebutuhan dasar warga terdampak.
Jusuf Kalla menekankan pentingnya penanganan cepat dampak banjir, khususnya penumpukan kayu di sungai, serta mendorong pemanfaatan kayu bernilai guna untuk membantu masyarakat
KETUA Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) meminta agar permasalahan lautan kayu dari banjir Sumatra untuk segera diselesaikan. Kayu yang memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan.
Masjid perlu terus dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai sarana membangun masyarakat yang religius sekaligus mandiri.
Kondisi Masjid Syuhada Tamiang sebelumnya cukup memprihatinkan karena tertutup material lumpur, noda, serta kerak sisa bencana yang mengeras.
AWAL Oktober kemarin, saya berkesempatan hadir menjadi salah satu pembicara pada ajang the 4th PCINU Belanda’s Biennial International Conference di University of Groningen, Belanda.
Masjid ini dirancang menjadi pusat ekosistem terpadu yang menggabungkan aspek spiritual, kewirausahaan (ecopreneurship), dan pemberdayaan masyarakat.
Masjid perlu terus dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai sarana membangun masyarakat yang religius sekaligus mandiri.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Masjid Nurul Hidayah Kebayoran Baru Jakarta Selatan meluncurkan Program Sedekah Barang.
Kemenag dan Kemenkop UKM menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis untuk membangkitkan dan memperkuat ekonomi umat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved